Malam Hari Terasa Gerah, Nikmati Nongkrong di Taman Kumbasari

Malam Hari Terasa Gerah, Nikmati Nongkrong di Taman Kumbasari

Buletin Dewata, Denpasar.

Pasar Badung dinilai memiliki potensi yang yang sangat bagus untuk menjadi destinasi wisata malam bagi masyarakat Denpasar dan wisatawan asing serta domestik, karena didukung dengan adanya Tukad Taman Kumbasari.

Pada malam hari, ditemani udara yang sejuk merupakan waktu yang tepat untuk duduk santai sembari mengobrol di Tukad Taman Kumbasari. Aliran sungai yang tenang dan lampu-lampu menghiasi Tukad Taman Kumbasari membuat para pengunjung betah berlama-lama berada di tukad/sungai tersebut.

Apalagi di tempat ini jika disediakan fasilitas tambahan, maka akan semakin menarik minat masyarakat dan wisatawan datang ke area rekreasi tersebut. Mengingat Tukad Taman Kumbasari pada malam hari selalu ramai dikunjungi masyarakat Kota Denpasar maupun wisatawan domestik ketika berada di Pulau Bali.

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar pun melirik potensi ini untuk menghadirkan aktivitas tambahan kepada para pengunjung salah satunya dengan event kreatif food khususnya pada Sabtu dan Minggu malam.

Malam Hari Terasa Gerah, Nikmati Nongkrong di Taman Kumbasari

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Wayan Hendaryana saat dikonfirmasi, menyampaikan kreatif food akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Penyelenggaraan kreatif food ini bekerja sama dengan komunitas Foodtruck.

“Memang kami yang menginisiasi program tersebut. Sekarang sudah kami serahkan ke banjar yang mewilayahi dan dilanjutkan oleh pemuda di banjar tersebut,” jelasnya.

Menurut dia, penyelenggaraan kreatif food dari bulan Mei 2019 ini disambut antusias oleh masyarakat dan wisatawan. Melalui hal ini, Pasar Badung khususnya pada malam hari akan diramaikan dengan berbagai jenis kuliner sebagai fasilitas masyarakat saat berkunjung ke Tukad Taman Kumbasari.

Menurut dia, tujuan dari pelaksanaan kreatif food tersebut untuk memaksimalkan dan memanfaatkan ruang kosong yang ada di tempat tersebut. Pihaknya pun menegaskan bersama Pasukan Sigap (Pasgap) Biru dan PD Pasar Kota Denpasar selalu berkoordinasi untuk mengedukasi masyarakat agar berperilaku perduli terhadap lingkungan dengan tidak mengotori kawasan sungai.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *