Miniatur Borobudur Ada di  Brahma Vihara Arama Buleleng Bali

Miniatur Borobudur Ada di  Brahma Vihara Arama Buleleng Bali

Buletin Dewata, Buleleng.

Kabupaten Buleleng menyimpan berbagai potensi wisata diantaranya alam, seni dan budaya, kuliner, spiritual serta lainnya yang mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke kawasan Bali Utara. Akhir-akhir ini, destinasi yang sering muncul di media sosial adalah Brahma Vihara Arama karena keindahan alam yang ada di sekitar Vihara sangat fantastis sebagai latarbelakang foto. Bahkan destinasi tersebut kerap dikunjungi wisatawan mancanegara.

Brahma Vihara Arama, selain menampilkan keindahan bangunan yang menjadi tempat sembahyang umat Budha, pengunjung ataupun umat bisa menikmati keindahan alam yang ada di sekitar Vihara. Di area ini terdapat berbagai bangunan ciri khas Bali.

Sesekali pandangan mata pun dihadapkan pada hamparan lautan di sisi utara dengan hijaunya pepohonan yang seakan-akan dapat menyegarkan pikiran setelah jenuh melakukan rutinitas sehari-hari.

Sejarah berdirinya Brahma Vihara Arama ini sekitar tahun 1960 dan selesai di tahun 1970. Secara garis besarnya Brahma Vihara Arama Banjar ini, terdiri dari lima kompleks bangunan yakni Upasatha Gara, Kuti, Dhamasala, Pohon Bodi,Stupa.

Miniatur Borobudur Ada di  Brahma Vihara Arama Buleleng Bali

Lokasi Vihara berada di kawasan perbukitan Banjar Tegeha, Desa Banjar, Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Destinasi ini dibagi menjadi beberapa area salah satunya area paling atas terdapat miniatur Candi Borobudur. Dari area ini, pemandangan di ketinggian sangat menarik perhatian pengunjung. Selain itu, pengunjung dapat memanfaatkan area tersebut sebagai tempat mengabadikan momen dengan pemandangan alam.

Pada sisi kanan atas dari pintu masuk, juga terdapat sebuah bangunan pagoda. Di tempat ini pengunjung bisa memperoleh ramalan tentang kehidupan. Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Badung, Widi beberapa waktu lalu mengaku sengaja datang ke Brahma Vihara Arama untuk melihat secara langsung suasana di tempat suci tersebut yang sedang ramai di media sosial.

“Tempat ini sangat menarik karena biasanya untuk mendapatkan pemandangan dari atas, kita harus menaiki tempat yang tinggi. Tapi di sini tidak, karena tempatnya sudah terletak di dataran tinggi dan pemandangannya tidak terhalangi oleh bangunan sehingga pandangan mata langsung melihat pantai,” jelasnya.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *