Hotel Inna Bali Heritage Jadi Cagar Budaya Kota Denpasar

Hotel Inna Bali Heritage Jadi Cagar Budaya Kota Denpasar

Buletin Dewata, Denpasar.

Berusia lebih dari 50 tahun, Hotel Inna Bali Heritage menyandang predikat sebagai Cagar Budaya Peringkat Kota Denpasar. Penetapan tersebut tertuang dalam SK Walikota Denpasar Nomor 1884.45/1092/HK/2019 yang diserahkan bersamaan dengan prasasti dan sertifikat oleh Kadisbud Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram, Kamis (31/10) di Denpasar.

Hotel yang berada di kawasan Jalan Veteran Denpasar ini memiliki nilai history tersendiri, diantaranya Sang Proklamator RI, Ir. Soekarno pernah menginap di kamar No. 77. Selain itu tokoh internasional yakni Perdana Menteri India Mr. Mahatma Gandhi, Presiden India Mr. Jawaharal Nehru, Quees Elizabeth, dan Charlie Chaplin, pernah bermalam di hotel yang beberapa kali berganti kepemilikan dan saat ini menjadi milik Inna Bali Hotel Business & Marketing.

Hotel Inna Bali Heritage yang pada awal mulanya bernama Bali Hotel ini dibangun Pemerintah Belanda pada tahun 1927 sebagai tempat peristirahatan para awak kapal perusahaan pelayaran Belanda Koninkelijke Paketvaar Matschappij (KPM). Berada di pusat pemerintahan, Pemerintah Belanda pun menyerahkan kepengurusan hotel ini kepada KMP pada tahun 1928 dengan telah menambah kamar tidur dari 12 menjadi 36 kamar.

Selanjutnya melalui sidang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Denpasar, merekomendasikan Hotel Inna Bali Heritage sebagai situs cagar budaya melalui hasil Kajian Rekomendasi bernomor Si-02/TACBK/23/Mei/2019. Hotel Inna Bali Heritage dinilai telah memenuhi kriteria sebagai Situs Cagar Budaya, yaitu berusia diatas 50 tahun, mewakili masa gaya paling singkat 50 tahun, memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan/atau kebudayaan, dan memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa.

Hotel Inna Bali Heritage Jadi Cagar Budaya Kota Denpasar

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram menjelaskan bahwa UU No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Perda No. 12 tahun 2015 tentang Pengelolaan Cagar Budaya menjadi payung hukum dalam menetapkan sebuah cagar budaya. Penetapan Hotel Inna Bali Heritage menjadi cagar budaya merupakan langkah awal dari upaya pemerintah Kota Denpasar untuk melestarikan warisan budaya benda di kota denpasar.

“Upaya ini akan terus dilakukan untuk melindungi dan melestarikan, cagar budaya sebagai warisan budaya yang masuk dalam dimensi pemajuan kebudayaan. Hal ini menjadi perhatian serius Pemkot denpasar sebagai kota berwawasan budaya,” tandas Bagus Mataram.

Ni Komang Sukerni Rada selaku Sales Marketing Hotel Inna Bali Heritage, menyampaikan terimakasih atas perhatian Pemkot Denpasar. Upaya ini sangat bermanfaat untuk menjaga warisan budaya, khususnya arsitektur di Hotel Inna Bali Heritage. “Tentu hal positif ini dapat menjadi wahana promosi hotel warisan budaya sebagai upaya mendukung pariwisata budaya Bali, khususnya di Kota Denpasar,” ungkapnya.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *