Tiket Pesawat Turun, Tingkat Hunian Ramayana Suite and Resort Meningkat di Bulan Ramadan
Foto : Suasana Ramayana Suite and Resort, di Kuta.

Buletin Dewata, Badung.

Pulau Bali masih tetap menjadi pilihan untuk berlibur bagi wisatawan baik domestikmaupun internasional. Kondisi ini ditunjukkan dengan mulai meningkatnya tingkat hunian hotel di Bali pada bulan ramadhan kali ini, bahkan pemesanan kamar hotel telah dilakukan wisatawa sejak dua minggu yang lalu. Tingkat kunjungan wisatawan ke Bali diprediksi akan terus meningkat jelang liburan panjang Lebaran.

Resort Manager Ramayana Suite and Resort, I Gede Purwadarmana mengatakan menjelang Idul Fitri ini Ramayana Suit and Resort sudah mengalami pertumbuhan market domestik yang signifikan. “Ini bisa dilihat dari 10 hari terakhir dimana pick bisnis khususnya market domestik itu growing sekitar 30% sampai 40 % sudah mulai banyak masuk, khususnya yang dari online travel agent, karena mengingat juga regulasi pemerintah sangat support sekali dengan turunnya harga tiket domestik, ” ujarnya saat ditemui di acara buka puasa bersama media di Gabah Restaurant, Kuta, Rabu (22/5).

Diakui sempat terjadi sedikit penurunan saat adanya kenaikan harga tiket pesawat, namun demikian pihaknya optimis dengan kebijakan pemerintah yang mulai menurunkan tarif tiket pesawat, maka pasar wisatawan domestik ke Bali khususnya ke kawasan Kuta akan kembali ramai. “Adanya kenaikan harga tiket pesawat saat itu ada penurunan sedikit, tapi dengan kebijakan pemerintah sekitar 2 minggu yang lalu, saya rasa market domestik mulai lagi untuk increase khususnya daerah Kuta. Jadi sebenarnya demand untuk Bali khususnya di Kuta itu masih sangat tinggi, apalagi untuk domestik, mainset orang Indonesia kebanyakan kalo ke Bali harus isi Kuta dulu. Jadi saya rasa tidak terlalu signifikan perubahannya,” tutur Purwa.

Tiket Pesawat Turun, Tingkat Hunian Ramayana Suite and Resort Meningkat di Bulan Ramadan
Foto : Bed room di Ramayana Suite and Resort.

Terkait peningkatan aktivitas traveling di bulan ini sudah lumayan signifikan. Hal itu terlihat dari perbandingan tahun lalu, dimana terjadi pertumbuhan sekitar 15 % dan diprediksi akan terus naik hingga hari H Idul Fitri nanti. “Kami berharap nanti Ramayana Suite and Resort paling tidak bisa mengisi 80 sampai 90 % okupansi. Jadi ini akan menjadi menarik sekali melihat sekarang pertumbuhan hotel tidak sedikit, jadi kompetisinya tait, marketnya juga growing dan saya rasa Ramayana Suite and Resort bisa deliver service, okupansinya bagus dan revenue yang baik,” imbuhnya.

Disinggung adanya kerusuhan di Ibukota Jakarta pasca Pengumuman hasil Pilpres oleh KPU, Purwadarmana menilai tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan dan pariwsata di Kuta. “Sejauh ini belum terasa imbasnya secara langsung, masih bisa dilihat dari konsistennya jumlah bookingan yang masuk ke hotel khususnya di Ramayana Suit and Resort, bahwa pasar domestik itu masih sangat aktif untuk memastikan nanti mereka punya akomodasi selama periode Idul Fitri. Malah beberapa dari wisatawan asing khususnya pasar UK saya lihat ada pertumbuhan yang signifikan untuk datang ke Kuta ini,” paparnya.

Ditengah pertumbuhan start-up, dan booking online yang cukup pesat, Ramayan Suite n Resort pun masih secara seimbang menerima tamu yang menginap dengan sistem pemesanan online maupun offline. ‘Jadi saya liat market tradisional masih ada tidak terlalu signifikan berkurang, tapi yang justru bertumbuh pesat itu yang traveling dengan sistem online. Nah itu saya liat setiap tahun mengalami peningkatan. Kalo kami di Ramayana Suite and Resort masih bisa balance kedua tipe masyarakat pembeli, mau yang offline maupun online masih bisa saling mengisi,” tutupnya.(blt)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *