Filosofi Mahabharata Bikin Wisman Betah Nginap di Sankara Suite & Villas Ubud

Filosofi Mahabharata Bikin Wisman Betah Nginap di Sankara Suite & Villas Ubud
Foto : Sankara Suite & Villas Ubud, Gianyar.

Buletin Dewata, Gianyar.

Ketenaran filosofi Mahabharata yang menceritakan kisah peperangan kebaikan melawan kejahatan dari Tanah Hindustan, diadopsi oleh industri pariwisata Bali khususnya di Ubud, Gianyar. Pasalnya salah satu akomodasi yang berada di kawasan pusat seni lukis itu menghadirkan filosofi Mahabharata. General Manager Sankara Suite & Villas Ubud, Wayan Parka mengatakan, nama-nama fasilitas di akomodasi tersebut menggunakan kisah Mahabharata.

Penggunaan kisah sejarah dari India ini untuk memberikan nuansa berbeda kepada wisatawan. “Di halaman villa ada Patung Sri Krishna sebagai tokoh utama dalam Mahabrata. Ruang spa kami namai Radha Spa, dan restorannya Laddu Restaurant. Sedangkan setiap kamar villa menggunakan nama-nama 7 sungai suci yang ada di India mulai dari Sungai Gangga, Yamuna dan lainnya,” tutur Parka di Gianyar.

Kenapa menggunakan nama-nama tokoh Mahabharata? Hal itu diyakini bahwa nama Krishna mampu membawa kedamaian. Sedangkan nama Radha merupakan sosok mencerminkan kecantikan, ketenangan dan kelembutan. Untuk Laddu adalah makanan kesukaan Sri Krishna. “Ornamen-ornamen di tempat publik seperti di restoran ada pewayangan. Bali itu dasarnya adalah budaya. Budaya yang ada di Bali dari agama Hindu dan kita yakin agama Hindu ini berasal dari India. Sehingga kita yakin adanya filosofi Ramayana dan Mahabharata,” jelasnya.

Meski mengusung nama-nama dari tokoh Mahabharata dan menonjolkan suasana Bali, namun Sankara Suite & Villas Ubud tidak mengurangi fasilitas-fasilitas modern di dalam kamar seperti tetap menggunakan bathtub. “Kita coba membangun filosofi Mahabharata di resort ini. Kita bangun untu membuat fondasi Bali semakin kuat dan berkembang,” kata Parka.

Pihaknya mengaku tidak pernah menyangka kuatnya respon wisatawan terkait nuansa di Shankara Suite & Villas Ubud ini. Seakan-akan menghipnotis wisatawan untuk memperpanjang masa tinggalnya. “Ini diluar prediksi kita karena demand kebanyakan yang memperpanjang masa tinggal karena suasana juga ada sentuhan Bali dan alam langsung menghadap ke arah sungai,” beber Parka.

Nuansa Bali yang dihadirkan yakni menyapa wisatawan dengan ucapan “Om Swastiastu” dan diakhiri dengan menyampaikan kata “Suksema”. Hal itu kata dia yang menambah kekentalan budaya Bali di properti ini. “Bali punya karakter dan budaya yang harus kita jaga dan itu yang kita kembangkan, kita aplikasikan mulai dari style dan team performance,” imbuhnya.

Wisatawan yang menginap dikatakan Parka justru sangat tertarik dengan penggunaan filosofi Mahabharata. Turis yang menginap di Shankara Suite & Villas Ubud ini sebagian besar dari Australia, Amerika, India, Tiongkok dan Eropa. Rata-rata wisatawan yang tinggal di akomodasi tersebut adalah high class.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *