Marketeer’s Festival Toya Devasya Raih Penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018

Marketeer's Festival Toya Devasya Raih Penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018
Foto : Drs. I Ketut Mardjana selaku owner Toya Devasya menerima penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018 dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di Hotel Aston Denpasar, Kamis (26/4).

Buletindewata.com, Denpasar.

Figur I Ketut Mardjana pascapurna tugas sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia, bukannya berdiam begitu saja, namun dia terus mengembangkan sayapnya dalam mengelola sejumlah perusahaan. Salah satunya adalah mengelola Toya Devasya. Berkat kelihaiannya, Toya Devasya yang terkenal dengan kolam renang air panas alami itu mendapatkan penghargaan bergengsi. I Ketut Mardjana selaku owner Toya Devasya meraih penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di ajang Indonesia Marketeers Festival, di Hotel Aston, Denpasar, Kamis (26/4).

Selain Toya Devasya, ada 12 lembaga lainnya yang memperoleh penghargaan yang sama. Seperti diketahui, Indonesia Marketeers Festival (IMF) ini diprakarsai oleh Hermawan Kartajaya yang sekaligus sebagai founder and chairman MarkPlus,Inc. Dikatakan, Herman Kartajaya, acara ini sudah dilakukan di 17 kota. Acara ini merupakan acara festival pemasaran terbesar di Indonesia yang diharapkan dapat menghasilkan 10.000 marketing enthusiasts dari berbagai kota.

Penghargaan ini diberikan pada individu yang berdasarkan kaca mata pemasaran dinilai berhasil membuat perubahan. “Ini adalah pengakuan marketer lokal yang tidak hanya sukses memimpin perusahaan. Tapi juga memberikan efek positif bagi masyarakat banyak,” ujar Hermawan Kartajaya. Dia mengatakan marketeer harus terus berinovasi dan melalukan gebrakan di berbagai sektor industri dan membuka mata banyak orang dan tidak ada yang tidak mungkin jika mau kreatif dan produktif.

Sementara itu, I Ketut Mardjana selaku penerima penghargaan menilai bahwa penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018 ini dinilai sangat luar biasa karena diberikan langsung oleh MarkPlus yang ternama di Indonesia. “Ini cerminan apresiasi publik, di mana penghargaan ini tidak lepas dari pola pelayanan sektor pariwisata di Toya Devasya,” ujar Mardjana.

Pria yang berkomitmen memajukan pariwisata Kintamani Bangli secara menyeluruh ini menambahkan, bahwa dia awalnya memberikan wisata alami yakni berupa permandian kolam renang air panas. Dikatakan, berdasarkan data, di tahun 2013 angka kunjungan ke Toya Devasya masih kecil. “Sekarang sudah hampir 12 kali lipat kunjungannya,” tandas pria yang juga menjabat Ketua Umum MCSBM (Mahagotra Catur Sanak Bali Mula).

Ditambahkan, Mardjana bahwa pelayanan Toya Devasya mampu memberikan kenyamanan dan keamanan pada pengunjung dan bahkan diharapkan kedepannya terus akan mengalami peningkatan. “Di sini saya menjaga hal penting. Yakni melayani tamu itu harus ramah, senyum, intinya pelayanan yang baik dan lingkungan dijaga dengan bagus. Ini yang menyebabkan bahwa turis semakin banyak ke Toya Devasya,” pungkas Mardjana.

Mardjana menegaskan, salah satu penghargaan di ajang IMF ini dapat diraih karena pertumbuhan kunjungan ke Toya Devasya terus melonjak. “Dari riset MarkPlus inilah bahwa Toya Devasya meraih penghargaan bergengsi ini,” jelas Mardjana.

Diakui Mardjana pula bahwa salah satu kunci ilmu marketing yang ditonjolkan dalam pengembangan usaha bisnis Toya Devasya yang dilakukannya adalah tak lepas dari pemanfaatan teknologi dunia digital. “Kita sadar bahwa bisnis sekarang sangat erat perkembangannya dengan pemanfaatan dunia digital selain direck marketing yang dilakukan, sehingga sarana digital, proses marketing Toya Devasya bisa mendunia, dan mereka mengetahui bahwa di Kintamani ada obyek wisata air panas yang tiada duanya, yang begitu indah,” tetangnya.

Marketeer's Festival Toya Devasya Raih Penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018

Atas keberhasilan dari bisnis yang dikelola Mardjana, selain mendapatkan penghargaan Denpasar Marketing Champion 2018 yang diberikan oleh IMF, Toya Devasya, pada Jumat (27/4) juga berhasil meraih penghargaan Tourism Industry Award For Exellence 2018 Winner. “Jadi Toya Devasya sudah mendapatkan enam kali penghargaan yang bergengsi,” ucap pria yang juga menjabat General Manager Toya Devasya Resort & Villa ini.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada kesempatan itu mengatakan mereka yang mendapatkan penghargaan (13 lembaga) adalah marketing nomor satu. “Pemerintah harus tau apa keinginan orang. Sehingga kemampuan marketing sangat berperan dalam menjual produk wisata Bali. Di Bali, kuncinya adalah ekonomi harus maju yang didasari akar budaya, agama dan taksu,” tandas Pastika.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *