Dari Bali, 300 Pelari Run To Care Wujudkan Mimpi Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

Dari Bali, 300 Pelari Run To Care Wujudkan Mimpi Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia
Foto : Pelari Run To Care SOS Children’s Villages dilepas dari Lapangan Kumintang, Denpasar, Jumat (26/7) malam.

Buletin Dewata, Denpasar.

Tepat pukul 22.00 Wita, ratusan pelari Run To Care dilepas dengan kibaran bendera dari Lapangan Lumintang Denpasar, Jumat (26/7). Run to Care merupakan ajang charity run yang digagas SOS Children’s Villages Indonesia yang tahun ini digelar untuk ketiga kalinya di Bali, setelah dua event sebelumnya digelar di Jawa Barat dan Yogyakarta.

Acara lari amal ini terbagi dalam 3 kategori yaitu individu 150 KM, Relay 2 orang masing-masing 75 KM, dan Team 4 orang masing-masing 35-40-35-40 KM dengan cut off time (COT) atau waktu maksimal berlari selama 38 jam. Dengan pengawalan official, peserta Run to Care berlari melintasi rute Baturiti, Singaraja, Lovina, Pupuan dan akan finish di SOS Children’s Village Bali di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan.

Gregor Hadi Nitihardjo selaku National Director SOS Children’s Villages Indonesia menyampaikan Run To Care adalah sebuah kegiatan charity run untuk menggalang dana membantu anak – anak yang kehilabgan pengasuhan orang tua yang diasuh oleh sebuah lembaga yang bernama SOS Children’s Village di Bali dan juga di 10 lokasi lain di Indonesia. Pihaknya berharap melalui kegitan ini dapat lebih banyak lagi mendapat dukungan dari masyarakat sehingga lebih banyak lagi dapat membantu anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kita ingin adanya kesadaran dari masyarakat bahwa di Indonesia ini masih ada jutaan anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dan membutuhkan dukungan dan perhatian. SOS tidak bisa bekerja sendiri kita butuh dukungan dari banyak pihak, kita menggandeng para pelari ultra yang berlari sejauh 150 KM sambil mereka juga menggalang dana dari sahabat-sahabatnya. Kami ingin meyakinkan bahwa anak-anak yang kami asuh yang jumlahnya lebih dari 6000 anak, bisa mendapatkan pengasuhan berkualitas dan itu hanya bisa dilakukan kalau kita bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.

Mengusung tema#TogetherforChildren, sebanyak 300 peserta Run to Care dilepas langsung Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara didampingi PLT Kadisdikpora Provinsi Bali Made Rentin bersama National Director SOS Children’s Villages Indonesia, Gregor Hadi Nitihardjo yang ditandai dengan pengibasan bendera start.

“Pemerintah Kota Denpasar dan saya pribadi sangat mendukung kegiatan olahraga lari ini, apa lagi olah raga ini digunakan sebagai ajang donasi untuk kelangsungan anak-anak asuh yang ada dalam komunitas SOS Children’s Villanges guna mewujudkan masa depan yang baik untuk ribuan anak. Ini kegiatan yang sangat mulia sekali, semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung dan untuk para pelari juga harus selalu menjaga kesehatannya, karena ini olahraga berlari yang panjang”, tutur Rai Iswara disela-sela kegiatan.

Berdiri sejak tahun 1949 di Austria, SOS Children’s Villages kini beroperasi di 135 negara termasuk Indonesia.Di Bali, SOS Children’s Villages berada di Desa Bantas Selemadeg Tabanan. yang berdiri tahun 1989, dan saat ini memiliki lebih dari 500 anak asuh di Bali. Seluruh hasil penggalangan dana diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pengasuhan, pendidikan dan kesehatan anak-anak yang berada di bawah pengasuhan SOS Children’s Villages Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *