Bandara Ngurah Rai Salurkan 1,3 Miliar Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan 2019
Foto : Bandara Ngurah Rai Salurkan 1,3 Miliar Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan 2019.

Buletin Dewata, Badung.

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali salurkan bantuan dana Program Kemitraan Tahap I dan Dana Bina Lingkungan Tahun 2019 (PKBL) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sebanyak 16 calon mitra binaan dan 23 calon penerima bantuan dana bina lingkungan, hadir dalam acara penyerahan bantuan dana yang dihelat di Ruang Rapat Jempiring, Gedung Wisti Sabha, Kompleks Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, pada Rabu (29/10) pagi.

Secara simbolis, dana Program Kemitraan diberikan kepada 16 calon mitra binaan dan 23 penerima dana Bina Lingkungan oleh Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Sigit Herdiyanto.

Total nominal yang disalurkan adalah sejumlah Rp 1.364.500.000, dengan rincian Rp 910 juta disalurkan kepada 16 calon mitra binaan, dan Rp 454.500.000 kepada 23 calon penerima dana bantuan bina lingkungan.

Sigit menyatakan bahwa program ini ditujukan untuk mendorong peningkatan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Melalui program ini, kami berperan aktif, rutin, dan berkesinambungan menyalurkan dana bantuan kemitraan berupa pinjaman lunak kepada pengusaha bidang UMKM,” ujar Sigit membuka acara.

“Dengan berkembangnya usaha, maka Bapak/Ibu sekalian telah membantu pemerintah dalam sektor ekonomi, dan secara langsung dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bali secara khusus, yang akhirnya dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kehidupan masyarakat Bali,” lanjut Sigit.

Salah seorang calon mitra binaan, Ida Ayu Harmata Wijayanti, pemilik Hanacaraka Butik, menyatakan bahwa bantuan dana Program Kemitraan bermanfaat terhadap pemasaran produk. “Dengan adanya bantuan CSR, budget bisa dibagi ke pemasaran, yang awalnya online, sekarang kami mencoba untuk offline dengan membuat store,” ujarnya.

Sedangkan untuk program bantuan bina lingkungan, bantuan diberikan kepada 9 sarana ibadah, 5 sarana pendidikan, dan 9 sarana umum.

“Bagi penerima di sektor pendidikan, kami menyalurkan bantuan kepada sekolah untuk perbaikan sarana belajar, serta beasiswa kepada para siswa, dengan harapan dapat memacu prestasi belajar serta membantu meringankan bea pendidikan. Bantuan turut disalurkan pula untuk perbaikan dan pembangunan sarana umum dan sarana ibadah, sehingga dapat digunakan dan dinikmati fungsinya oleh masyarakat umum secara langsung,” tutup Sigit.

Salah seorang penerima bantuan dana bina lingkungan, Aris Munandar, pengurus Yayasan Penyantunan dan Pendidikan Anak Yatim Piatu, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan. “Dengan bantuan pendidikan ini, karena yang kita bantu adalah anak-anak yatim dan miskin, bantuan ini dapat bermanfaat bagi pendidikan anak-anak kami,” ujar Aris Munandar.

Dengan penyaluran bantuan dana Program Kemitraan Tahap I dan Bina Lingkungan Tahun 2019 ini, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai secara total telah sejak program PKBL berjalan telah berkontribusi kepada masyarakat Bali sebesar Rp 48.730.750.000 kepada 1.697 mitra binaan, dan Rp 13.405.324.682 untuk program Bina Lingkungan. [RN]

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *