Gala Dinner Tutup Cultural Tourism Gallery Indonesian Diaspora Network

Gala Dinner Tutup Cultural Tourism Gallery Indonesian Diaspora Network
Foto : Pertunjukan seni pada Gala Dinner penutupan Cultural Tourism Gallery Indonesian Diaspora Network, di Hotel Melia Bali, Minggu (2/9).

Buletin Dewata, Badung.

Cultural Tourism Gallery yang digelar pegiat budaya dan Indonesian Diaspora Network-United untuk penggalangan dana pemugaran Puri Anyar Kerambitan di Tabanan, Bali pada Sabtu – Minggu, 1-2 September 2018 di Hotel Melia Bali di tutup dengan acara gala dinner.

Ketua Panitia Cultural Tourism Gallery, Yohana Hardjadinata mengatakan tidak hanya akan memberi pilihan tempat wisata bagi para wisatawan yang ke Bali, namun dengan memberdayakan kembali Puri Anyar Kerambitan, juga ikut membantu pemberdayaan potensi masyarakat setempat di sekitar puri.

”Karena banyak kesenian yang dipentaskan di Puri untuk wisatawan berasal dari masyarakat sekitar. Ini berarti menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Yohana.

Sementara itu, Presiden Indonesian Diaspora Network-United, Herry Utomo menyampaikan melalui jaringan Diaspora pihaknya akan senantias membantu mempromosikan situs-situs kebudayaan. Puri Anyar Kerambitan merupakan salah situs kebudayaan di Kabupaten Tabanan Bali patut ditingkatkan kelestariannya sehingga bisa mendenyutkan kembali kehidupan budaya daerah.

“Kami akan mengoptimalkan jaringan diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk terus meningkatkan visibilitas dan promosi Puri Anyar Kerambitan dan situs-situs kebudayaan lain di Tanah Air,” pungkas Herry.

Event Cultural Tourism Gallery terselenggara berkat dukungan sponsor diantaranya Yayasan Lekokune menampilkan pertunjukkan seni budaya tradisional Bali serta menghadirkan pertunjukan seniman dan artis ternama dari dalam dan luar negeri.

Gala Dinner penutupan Cultural Tourism Gallery menyuguhkan beragam hidangan khas Kerambitan kepada 100 peserta yang hadir. Sambil bersantap, para peserta dihibur dengan peragaan busana dari​ Desainer Tjok Abi dan​ Milo’s​.

Hiburan dilanjutkan pertunjukan wayang dari dalang cilik​ Bilal​, dan lantunan musik dan lagu yang dibawakan Balawan​,​ Indra Lesmana​, dan​ Anggis Devaki​. Selain itu, para perserta dapat mengikuti​ silent auction dari karya fotografi ​Mario Blanco​ serta lukisan-lukisan ​I Ketut Budiana​ dan ​Satya Cipta​.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *