PELAYANAN KESEHATAN PESERTA PROGRAM JKN-KIS TERKAIT STATUS AWAS GUNUNG AGUNG

Buletindewata.com, Karangasem.

Sehubungan dengan adanya peningkatan status Gunung Agung menjadi AWAS dan adanya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) penduduk Kabupaten Karangasem dan sekitarnya yang mengungsi keluar dari wilayah tempat fasilitas kesehatan terdaftar, maka BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi pengungsi peserta JKN-KIS yang sakit dengan kategori non emergency dapat dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdekat dengan lokasi pengungsian dan dapat dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sesuai dengan indikasi medisnya.

Pelayanan kesehatan nonemergency bagi penduduk pengungsi yang sudah membawa surat rujukan dari FKTP di Kabupaten Karangasem dapat dilayani di FKRTL sesuai dengan kompetensi berdasarkan surat rujukan.Sedangkan untuk Pelayanan kesehatan emergency bagi penduduk pengungsi dapat mengakses pelayanan di IGD/UGD FKRTL terdekat.

Pada prinsipnya selama belum ada penetapan resmi dari Pemerintah Daerah menjadi Kondisi Tanggap Darurat Bencana, maka pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan prosedur yang berlaku., demikian disampaikan oleh Agung Priyono, Asisten Deputi Bidang SDM, UMUM dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB.

Jika Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi Tanggap Darurat Bencana, maka penjaminan pelayanan kesehatan yang diakibatkan kejadian bencana termasuk peserta JKN-KIS menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai regulasi di mana bencana alam tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program JKN Bab IV Pelayanan Kesehatan Point C. 2. Manfaat yang tidak dijamin Program JKN subpoint n. “Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah”.

Kabupaten Karangasem merupakan bagian dari wilayah BPJS Kesehatan Cabang Klungkung. Sampai dengan 15 September 2017 tercatat jumlah peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan Cabang Klungkung sebanyak 893.722 jiwa yang tersebar di wilayah Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Gianyar, atau sudah mencapai 56% dari jumlah penduduk.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *