Pertunjukan Seni “Balinese Culture in Harmony” Pentas di Bandara Ngurah Rai

Pertunjukan Seni "Balinese Culture in Harmony" Pentas di Bandara Ngurah Rai

Buletin Dewata, Badung.

Menjadi pintu masuk utama ke Pulau Dewata, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan lokasi awal wisatawan menginjakkan kakinya di Bali. Melihat hal itu, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola salah satu bandara tersibuk di Indonesia ini senantiasa berupaya menghadirkan suasana khas Bali di dalam bandara, mulai dari arsitektur bangunan, ornamen gedung, hingga nuansa di dalam terminal yang cukup kental dengan ciri khas budaya Bali.

Kali ini, Bali Airport I Gusti Ngurah Rai menggandeng Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menghadirkan salah satu kegiatan pelestarian budaya Bali berupa seni pertunjukan bertajuk “Balinese Culture in Harmony”. Berbagai jenis tarian ditampilkan dalam pertunjukan yang digelar di Terminal Keberangkatan Domestik, maupun di Terminal Keberangkatan Internasional, Minggu (27/10).

Dalam pertunjukan seni yang berlangsung mulai tanggal 27 hingga 28 Oktober 2019 tersebut, dipentaskan satu tarian topeng kreasi yang bernama “Hyang Tri Semaya”. Pertunjukan diawali dengan iringan musik rindik yang mengalun merdu di setiap sudut terminal. Hal ini semakin menguatkan suasana terminal akan atmosfer khas budaya Bali. Selanjutnya para penari tari Hyang Tri Semaya pun tampil memukau wisman dan para calon penumpang lainnya di bandara.

Tarian yang ditampilkan para penari dari Sanggar Paripurna ini menceritakan tentang kisah Sang Hyang Wisnu yang menyaksikan ketidakwajaran di alam Mercapada. Ketentraman alam diusik para Bhuta kala (raksasa) yang dipimpin Kala Ludra dan Dewi Durga. Melihat itu, Hyang Tri Semaya, Brahma Wisnu Iswara kemudian turun ke dunia untuk membuat kesenian berupa seni tabuh dan seni tari yang diiringi para Genarwa. Berkat tari dan bunyi tabuhan yang diciptakan Sang Hyang Tri Semaya, Kala Ludra dan Dewi Durga akhirnya berubah wujud kembali menjadi Dewa Siwa dan Dewi Uma, dan tercipta kembali suatu harmonis.

“kami bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, kali ini menghadirkan pertunjukan kesenian berupa tari-tarian khas Bali. Tujuan event Balinese Culture in Harmony ini untuk memperkenalkan budaya Bali kepada para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Selain itu juga untuk mempertegas nuansa dan atmosfer khas Bali di dalam terminal bandara,” ujar Co. General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rahmat Adil Indrawan.

Sementara, I Wayan ‘Kun’ Adnyana selaku Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sangat mengapresiasi terhadap upaya dan inisiatif dari Bali Airport I Gusti Ngurah Rai terhadap kegiatan ini. “Kami mengapresiasi inisiatif dari manajemen bandara dalam pelestarian seni dan kebudayaan Bali di Bali Airport I Gusti Ngurah Rai sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara, Dengan pentas pertunjukan tarian ini akan semakin mengenalkan seni dan budaya Bali ke dunia,” pungkas Kun Adnyana.(rhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *