“Bali Megarupa” Digelar Jadi Pameran Seni Rupa Terbesar di Bali

Bali Megarupa" Digelar Jadi Pameran Seni Rupa Terbesar di Bali

Buletin Dewata, Denpasar.

Sebanyak 103 seniman lintas rupa suguhkan beragam karya seni bernuansa modern dan kontemporer bertema “Tanah, Air dan Ibu” dalam Pameran Bali Megarupa. Pameran terbesar garapan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali akan berlangsung selama 3 minggu, mulai 22 Oktober 2018 hingga 9 Nopember 2019, di 4 tempat yakni Museum ARMA, Musium Puri Lukisan, Museum Seni Neka, dan Bentara Budaya Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Wayan ‘Kun’ Adnyana menyampaikan pameran ini diselenggarakan untuk membangun ruang sinergi, interaksi, dan kolaborasi yang mengakomodasi seluruh potensi seni rupa yang berkembang di Bali. Ajang ini sekaligus menjadi salah satu program dalam menerjemahkan visi pemajuan bidang kebudayaan, khusunya seni rupa dalam kerangka pola pembangunan semesta berencana Provinsi Bali (Nangun Sat Kerthi Loka Bali).

“Kegiatan ini sebenarnya juga menjadi harapan para seniman yang telah lama memimpikan Bali memiliki kegiatan pameran seni rupa dalam skala besar yang mendorong lahirnya karya bermutu, original, unggul, dan berkarakter serta menjadi ajang edukasi dan apresiasi bagi publik,” ujar Kun Adnyana saat jumpa pers di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Jumat (18/10).

Pameran Bali Megarupa yang rencananya akan dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Museum ARMA, akan diisi dengan Diskusi tentang Gerakan Seni Rupa Bali sebagai Seruan Kesadaran dengan menghadirkan narasumber Nawa Tunggal (Jurnalis Senior), Bambang Budjono (Budayawan), dan Kun Adnyana (Perupa, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali) berlangsung Rabu 23 Oktober 2019 pukul 14.00-selesai.

Selanjutnya, pada Sabtu 26 Oktober 2019 pukul 18.30-selesai akan digelar Artist Talk bertajuk “Lintas Media, Bebas Rupa” di Bentara Budaya Bali, menghadirkan narasumber Made Bayak (Perupa, musisi, aktivis); Tjandra Hutama (Fotografer, Ketua Perhimpunan Fotografer Bali); Mones (Pegrafis, mural), dan Koko (Seniman Video Art). Pada hari terakhir, Sabtu 9 November 2019 digelar workshop “Mengenal Garis dan Rupa-rupa Seni Rupa” di Museum Puri Lukisan.

Pameran perdana ini merupakan sebuah pembacaan awal dinamika seni rupa Bali dari tradisi hingga kontemporer yang memanggungkan seni rupa lintas batas, multimedia, dengan ragam capaian ekspresi pribadi maupun komunal. Para kurator yang terlibat dalam pameran Bali Megarupa, antara lain Wayan Sujana Suklu, Warih Wisatsana, Made Susanta Dwitanaya dan Wayan Jengki Sunarta.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *