Kesiapan Duta Kesenian Kota Denpasar Hadapi Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019

Kesiapan Duta Kesenian Kota Denpasar Hadapi Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019
Foto : Persiapan Duta Kesenian Kota Denpasar menghadapi Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2019, Minggu (21/4) di Desa Padangsambian Kaja.

Buletin Dewata, Denpasar.

Menghadapi ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019, persiapan Duta Kesenian Kota Denpasar telah memasuki tahap pematangan materi. Duta Kota Denpasar telah siap mengikuti seluruh materi yang di berikan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Hal ini tampak dari simulasi hasil pembinaan dari tim kesenian Provinsi Bali pada Minggu (21/4) di Desa Padangsambian Kaja, Denpasar.

Ketua Tim Pembina Kesenian Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudibya mengatakan, secara umum persiapan Sekehe Kesenian Kota Denpasar yang akan tampil di ajang PKB 2019 khususnya Sekehe yang mendapat pembinaan telah memenuhi kriteria untuk menampilkan garapannya.

“Namun, dalam upaya penyempurnaan penampilan seni sekehe- sekehe ini, perlu diperhatikan beberapa poin-poin kecil seperti display penari sewaktu parade nanti” ujar Ngurah Sudibya.

Kesiapan Duta Kesenian Kota Denpasar Hadapi Pesta Kesenian Bali (PKB) 2019

Sementara itu, Koordinator Tim Pawai Kesenian Kota Denpasar, AA. Raka Suryadnya meyakini bahwa seluruh Sekehe Kesenian baik yang menjadi duta Kota Denpasar dan Sanggar, telah siap dengan materi yang akan dibawakan dalam pementasan di PKB nanti.

“Pembinaan Sekehe Kesenian Kota Denpasar secara keseluruhan sudah mulai dilaksanakan sejak bulan Maret 2019 lalu dan kini masing-masing materi yang dibawakan telah siap, hanya saja perlu dilakukan sedikit penyempurnaan agar penampilan dapat dikemas secara maksimal,” tuturnya.

Garapan kesenian dari Kota Denpasar yang akan di tampilkan di pawai pembukaan PKB 2019 meliputi Parade Seni 100 Penari Kipas oleh tim kesenian Desa Padangsambian Kaja, Denbar, Sekehe Gandrung Anak-Anak Semara Metu, Banjar Tembawu Kelod, Dentim serta 100 orang Baris Tengklong oleh tim kesenian Banjar Kerandan.

Pawai Kesenian Duta Kota Denpasar nantinya juga akan diiringi oleh barisan pembawa tedung, sepuluh pasang muda-mudi berbusana adat bali, Tari Tenggek (Maskot Fauna Kota Denpasar), Tari Sekar Jempiring (Maskot Flora), Tari Baris (City Branding Kota Denpasar) serta nama kota yang disajikan dalam balutan kostum inovatif Bunga Jempiring karya seniman AA Ngurah Pertama Dinata asal Banjar Tegalinggah, Desa Padang Sambian Kaja.(gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *