Puncak Karya Piodalan Pura Swagina Taman Sari Desa Dangin Puri Kangin Denpasar Dipadati Umat

Puncak Karya Piodalan Pura Swagina Taman Sari Desa Dangin Puri Kangin Denpasar Dipadati Umat

Buletin Dewata, Denpasar.

Pura Swagina Taman Sari yang berlokasi di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara tepatnya di sebelah selatan Gelanggang Olah Raga (GOR) Ngurah Rai, melaksanakan upacara Puncak Karya Piodalan bertepatan dengan Purnamaning Sasih Jhiesta, Sukra Wage Wuku Wayang, 19 April 2019.

Sesuai dengan namanya Pura Swagina Taman Sari merupakan pura fungsional yang penyungsung atau pengemongnya terikat oleh ikatan swagina atau profesinya. Berkaitan dengan banyaknya kantor dan sekolah yang berada di lingkungan Pura Taman Sari Swagina ini maka saat pujawali dan piodalan banyak warga yang berdatangan untuk bersembahyang di pura ini.

Selain guru, pelajar dan pegawai pemerintahan, secara khusus banyak siswa ataupun atlet yang datang bersembahyang memohon restu di pura ini agar sukses dalam ujian maupun berhasil dalam pertandingan.

Ketua pengempon I Nengah Narsa megatakan bahwa Pura Taman Sari adalah Pura Swagina yang keberadaannya sudah ada sejak 50 tahun lalu. Sebelumnya pura ini sebagai Pura Ulun Suwi yang dikelilingi daerah persawahan, namun karena kini keberadaannya berada di areal pemukiman dan pemerintahan, maka sejak dilakukan pemugaran tahun 2007 pura ini bernama Pura Swagina Taman Sari

“Kawasan Kreneng dahulu merupakan kawasan persawahan, sehingga Pura Taman Sari berada di areal persawahan, namun dengan perkembangan pemukiman saat ini dengan keberadaan pura berada di kawasan perkantoran, pasar, dan pendidikan,” ujarnya.

Puncak Karya Piodalan Pura Swagina Taman Sari Desa Dangin Puri Kangin Denpasar Dipadati Umat

Pura ini memiliki beberapa pelinggih meliputi dari arah Timur yaitu Palinggih Padmasari, sebagai tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa), Palinggih Ida Bhatara Rambut Sedana sebagai sarana pemujaan untuk Bhatara Rambut Sedana atau Dewa Uang, Palinggih Paruman sebagai tempat singgah dari para Dewa, dan Palinggih Ida Bhatara Dalem Ped sebagai sarana pemujaan lda Bhatara Dalem Ped yang berada di Nusa Penida.

Pura Taman Sari Swagina diempon oleh tujuh banjar, meliputi Banjar Kreneng, Kreneg Kaja, Merta Rauh, Merta Rauh Kaja, Merta Nadi, Kerta Buana dan Kerta Buana Kaja dengan jumlah warga sekitar 10 ribu KK.

Perbekel Dangin Puri Kangin, I Gusti Ngurah Putrawan mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan Puja Wali Pura Taman Sari sejak Sabtu 23 Maret lalu, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan pembersihan areal pura.

Pihaknya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pengempon pura khususnya 7 banjar yang ada di Desa Dangin Puri Kangin dan ditambah dari instansi serta sekolah-sekolah yang ada dilingkungan desa, karena berkat segala dukungannya pelaksanaan Puncak Karya Piodalan dapat terlaksana dengan baik.

Puncak Karya Piodalan Pura Swagina Taman Sari Desa Dangin Puri Kangin Denpasar Dipadati Umat

Melalui Karya Piodalan, Putrawan berharap semoga masyarakat Bali khususnya di Desa Dangin Puri Kangin selalu memperoleh keberkahan dan keselamatan baik sekala maupun niskala guna terwujudnya Bali yang Shanti dan Jagadhita.

Puncak Karya Piodalan di Pura Swagina Taman Sari diawali dengan penampilan Tari Rejang Renteng dari Ibu – Ibu PKK dari Lingkungan Desa Dangin Puri Kangin, serta ditampilkan pula wewalian berupa tari topeng tua serta topeng sidakarya. Puncak Karya Piodalan ini dipuput oleh Ida Pedanda Putra dari Griya Belege Dauhan, Blahbatuh, Gianyar.

Dudonan Karya Piodalan Pura Swagina Taman Sari sudah dimulai sejak tanggal 26 Maret dengan Upacara Atur Pakeling Karya. Usai pelaksanaan Puncak Karya pada hari Jumat 19 April pada Purnama Jhiesta akan dilanjutkan dengan Bakti Penganyar selama 3 hari pada pukul 18.00 Wita yang dipuput Pemangku Pura dan diakhiri Upacara Penyineban Karya Piodalan pada Senin, 22 April 2019.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *