Tingkatkan Sinergi dan Pelayanan, Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gelar Dharma Shanti

0

Tingkatkan Sinergi dan Pelayanan, Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gelar Dharma Shanti

Buletin Dewata, Badung.

Serangkaian telah dilaksanakankan Bratha Penyepian Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941, Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menggelar Dharma Shanti di Pura Jagat Tirta, Komplek Peribadatan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Kamis (11/04). Kegiatan ini sekaligus untuk meningkatkan sinergi dan keharmonisan antar semua stakeholder di bandar udara, demi terwujudnya pelayanan yang prima kepada para pengguna jasa Bandar udara.

Pelaksanaan Dharma Santhi menjadi agenda rutin dari pengurus Suka Duka Umat Hindu PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Gusti Ngurah Rai – Bali, yang turut dihadiri oleh jajaran manajemen dan karyawan PT Angkasa Pura I (Persero), jajaran pimpinan komunitas bandar udara, serta perwakilan mitra kerja dan mitra usaha.

Dharma Santhi diisi dengan Dharma Wacana (ceramah) yang dibawakan oleh Ida Pandita Mpu Acharya Nanda dengan mengangkat tema “Melalui Dharma Shanti Nyepi Tahun Caka 1941 Mari Kita Tingkatkan Jalinan Kerja Sama serta Layanan yang Prima Berlandaskan Keramahtamahan”.

Ida Pandita Mpu Acharya Nanda melalui Dharma Wacananya berpesan agar hidup saling rukun dengan menerapkan HINDU. “Hindu harus mengakomodir 5 hal. H-Humanity, kemanusiaan harus dihargai, kemanusiaan yang adil dan beradab. I-Individuality, personal dihargai. N-Nationality, hidup berbangsa dan bernegara, NKRI harga mati. D-Diversity and divinity, perbedaan dan keilahian. Dan terakhir U-Universality, universal, gabungan dari berbagai versi, bukan universus. Kalo universus, konflik dimana mana.” ujar Ida Pandita.

Tingkatkan Sinergi dan Pelayanan, Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gelar Dharma Shanti

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Haruman Sulaksono sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Dharma Shanti kali ini. Diharapkan nilai keramahtamahan khas Nusantara dengan kultur khas Bali khususnya, dapat diterapkan di setiap bentuk pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa bandar udara.

“Sebagai pengelola jasa bandar udara, konsep pelayanan prima yang diberikan kepada seluruh pengguna jasa merupakan tujuan utama kita. Demi terciptanya pelayanan yang baik, hal pertama yang harus kita bangun adalah hati kita sendiri. Melayani dengan penuh keikhlasan, uluran tangan, dan senyuman merupakan kunci dalam konsep pelayanan itu sendiri,” imbuh Haruman.

Dharma Santhi juga menjadi wadah kegiatan bagi umat Hindu untuk saling memaafkan, serta dalam konteks kebandarudaraan adalah untuk memantapkan hubungan harmonis antar sesama personel maupun hubungan antar lintas instansi.

“Melalui kegiatan Dharma Shanti, diharapkan kita mendapatkan kedamaian tidak hanya kedamaian pada diri kita sendiri, tetapi juga kedamaian diri dengan pribadi lainnya, serta yang paling utama, kedamaian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa – Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Usai mendengarkan Dharma Wacana terkait makna dan hikmah Nyepi yang dibawakan oleh Ida Pandita Mpu Acharya Nanda, menutup kegiatan Dharma Shanti dipentaskan pula hiburan Bondres Bali dari grup lawak Celekontong Mas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here