Bhakti Penganyar di Pura Besakih, Umat Diimbau Tak Buang Sampah Plastik dan Jaga Kebersihan

Buletin Dewata, Karangasem.

Seiring dengan telah dilaksanakannya puncak Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Bhatara Turun Kabeh, maka upacara dilanjutkan dengan Bhakti Penganyar di Pura Penataran Agung Besakih.

Upacara Bhakti Penganyar merupakan rangkaian dari Dudonan upacara Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Bhatara Turun Kabeh  yang di gelar setiap 10 tahun sekali. Para pemedek yang tangkil pun tampak mulai ramai melakukan persembahyangan.

Bhakti Penganyar di Pura Besakih, Umat Diimbau Tak Buang Sampah Plastik dan Jaga Kebersihan

Ada 2 periode upacara Bhakti Pengayar yaitu Penganyar berkaitan dengan Tawur Agung Panca Walikrama yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 19 Maret, dan Penganyar yang berkaitan dengan Karya Ida Bathara Turun Kabeh dari tanggal 21 Maret hingga 12 April 2019. Bhakti Penganyar dilaksanakan selama 21 hari, mulai pukul 10.00 Wita dan akan diakhiri dengan upacara Penyineban.

Ketua Panitia Karya Jro Mangku Widiartha mengimbau kepada seluruh umat Hindu agar bisa meluangkan waktu untuk tangkil ngaturang bakti ke Pura Besakih, sehingga umat Hindu bisa ikut Ngrastiti Bhakti (bersembahyang) untuk meminta kerahayuan. “Ini adalah momentumnya 10 tahun sekali merupakan Tawur Agung Panca Walikrama dimana pun berada biar bisa meluangkan waktu untuk ngrastitiang jagat nusantara biar selalu rahayu, rahajeng dan dirgayusa,” ujarnya.

Bhakti Penganyar di Pura Besakih, Umat Diimbau Tak Buang Sampah Plastik dan Jaga Kebersihan

kepada pemedek yang tangkil diimbau juga ikut menjaga kebersihan dan kesucian areal pura dengan mengurangi produksi sampah plastik dan membuang sampah pada tempatnya. “Piranti – piranti yang berkaitan dengan pembungkus plastik saya minta jangan dibuang sembarangan tapi dibawa pulang kembali, karena salah satu bhakti kepada Ibu Pertiwi adalah menjaga sampah plastik. Kalo sampah berserakan berarti kita tidak bakti dengan Ibu Pertiwi,” tegasnya.

Bhakti Penganyar di Pura Besakih, Umat Diimbau Tak Buang Sampah Plastik dan Jaga Kebersihan

Bagi umat yang hendak tangkil ke Pura Besakih diharapkan pula bisa mengatur waktunya, untuk tidak memilih hari libur baik Sabtu atau Minggu. Namun juga memilih hari lainnya agar tidak terjadi kemacetan karena terbatasnya tempat parkir yang ada di Besakih sehingga umat pun tidak berjalan jauh (2-10 km) menuju pura.

Rangkaian upacara Tawur Agung Panca Wali Krama dan Karya Bhatara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih akan berlangsung selama satu bulan tujuh hari dan diakhiri upacara Penyineban pada rahina Sukra Paing Ugu, tanggal 12 April 2019 mendatang pada pukul 16.00 Wita. Nyineb akan diawali dengan dengan Nunas Tirya Pengelebar di Pura Dalem Besakih dimulai pukul 15.00 Wita.(blt)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *