Patung Naga Perak Terbesar “Naga Sanga Amurwabhumi” UC Silver Bali Pecahkan Rekor MURI

0
Patung Naga Perak Terbesar "Naga Sanga Amurwabhumi" UC Silver Bali Pecahkan Rekor MURI
Foto : Patung Naga Sanga Amurwabhumi di UC Silver Bali Pecahkan Rekor MURI.

Buletin Dewata, Gianyar.

Bicara tentang Bali identik dengan seni dan budaya yang lekat dengan tradisi. Hal ini pula yang ditunjukkan oleh UC Silver & Gold yang berhasil menciptakan patung naga terbesar terbuat dari perak, dihias dengan batu mulia.

Patung yang diberi nama Naga Sanga Amurwhabumi atau naga yang melambangkan sembilan mata angin, menjadi satu-satunya patung naga perak terbesar yang berhasil dicatat Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Senin, (16/11) bertempat UC Silver & Gold, Jalan Raya Batubulan, Gianyar.

Arya Sutedja selaku Direktur Pemasaran UC Silver & Gold dalam laporannya menyampaikan jika UC Silver & Gold sebagai satu-satunya galeri perhiasan di Bali merasa perlu untuk melestarikan dan mempromosikan seni dan budaya Bali. Oleh karena itu UC Silver & Gold menciptakan patung naga perak bernama Naga Sanga Amurwabhumi, yang merupakan karya seni yang rumit dan bukti hidup yang mampu menunjukan kepada pengunjung asing atas apresiasi yang lebih tentang betapa serius dedikasi orang Bali terhadap nilai kesenian tradisional mereka.

“Naga Sanga Amurwabhumi memiliki arti sembilan naga yang melambangkan sembilan arah mata angin. Karya seni patung buatan tangan ini diselesaikan dalam waktu lima tahun. l Nyoman Eriawan memimpin proses pembuatan patung ini dan melibatkan 25 seniman muda Bali yang terampil. Para seniman ini menerapkan teknik mematung secara tradisional untuk membentuk perak dengan total berat 720Kg ke dalam bentuk patung naga yang membentang sepanjang 20 Meter, lebar dan tinggi masing-masing 1,8 Meter,” ujarnya.

Patung Naga Perak Terbesar "Naga Sanga Amurwabhumi" UC Silver Bali Rekor MURI

Suteja berharap karya seni patung ini dapat mengingatkan generasi muda Bali untuk menghargai, mengaggumi dan bangga dengan seni mereka sendiri. Ia juga ingin patung naga ini dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk menciptakan lebih banyak karya seni, dan melestarikan warisan seni Bali yang unik yang telah dikembangkan secara turun-menurun.

Sementara itu, Komang Suryambawa salah seorang seniman yang sekaligus leader dari pembuatan patung Naga menuturkan bahwa dirinya merasa tertantang dengan mendapat tawaran projek pembuatan patung naga perak besar ini. Diakui jika proses pembuatan kepala menjadi hal tersulit selama proses pengerjaan dengan menelan dana yang cukup besar. “Perkiraan dana habis mencapai 10 milyar,” tuturnya.

peresmian Patung Naga Sanga Amurwabhumi dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali, Cokorde Artha Oka Ardana Sukawati (Cok Ace) yang ditandai dengan pemotongan pita untuk membuka kain yang menutup patung yang terletak di tengah area gedung pertama dari pintu masuk area UC Silver.

“Saya berharap para pelaku pariwisata beserta seluruh masyarakat Bali bersama-sama, untuk bersinergi menjadi bagian penting untuk bisa memberikan kontribusinya yang nyata untuk memajukan pariwisata di Provinsi Bali. Dengan adanya keterlibatan seluruh jajaran, tentu akan dapat memperkaya ide dan gagasan dalam menjaga pariwisata Bali, pada masa yang akan datang,” ujar Cok Ace disampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Putu Astawa.

Pada kesempatan tersebut Direktur Eksekutif MURI, Osmar Semesta Susilo menyerahkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 8730, atas rekor patung perak terberat dan terbesar yang terbuat dari perak.(rls/blt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here