I Gusti Bagus Sugriwa dalam Sejarah Pembangunan Indonesia & Agama Hindu

I Gusti Bagus Sugriwa dalam Sejarah Pembangunan Indonesia & Agama Hindu
Foto : Alm. I Gusti Bagus Sugriwa.

Buletin Dewata, Denpasar.

Mengkaji kiprah pengabdian I Gusti Bagus Sugriwa kepada bangsa dan negara RI sekaligus memperingati hari wafatnya pada 22 Nopember 1977 silam, Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar seminar sehari, Jumat (25/10) di Gedung Citta Kelangen, Lantai 2, ISI Denpasar. Seminar dibuka Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof Drs I Ketut Widnya MA MPhil PhD.

Kegiatan seminar kali ini diawali dengan pemberian penghargaan “I Gusti Bagus Sugriwa Nugraha” kepada: 1. Ida Padanda Gede Putra Telabah (Alm) 2. Ida Padanda Gede Putra Bajing 3. Ida Bagus Gde Agastya 4. I Gede Sura. Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Bimas Hindu didampingi Ida Rsi Agung, Rektor ISI dan Ketua Panitia.

Selanjutnya, dengan dimoderator Dr. I Dewa Ketut Wicaksana, SSP, MHum seminar dengan tema “I Gusti Bagus Sugriwa dalam Lintasan Sejarah Pembangunan Indonesia dan Agama Hindu” menghadirkan para pembicara yaitu 1. Ida Padanda Gede Putra Yoga 2. Ida Padanda Gede Wayahan Wanasari 3. Prof. Dr. I Made Bandem, MA 4. Drs. Ida Bagus Putu Suamba MA.Ph.D 5. Drs. Ida Wayan Oka Granoka 6. INyoman Rema SS, M.Phil.H 7. Putu Eka Guna Yasa SS, M.Hum. Peserta seminar meliputi Sulinggih, Pinandita, Budayawan, Seniman, Agamawan, Pemerhati Agama, Adat, Budaya, Birokrat, Pengusaha dan Akademisi.

Dari hasil paparan para pembicara diketahui bahwa sosok cendekiawan Hindu di era lima puluhan hingga tujuh puluhan, I Gusti Bagus Sugriwa (1900-1977) mempunyai makna tersendiri di dalam sejarah pemikiran manusia Bali. Beliau telah melakukan revitalisasi dan pembaharuan agama Hindu yang diwarisi di Bali dan Lombok. Bahkan pengakuan terhadap agama Hindu secara nasional oleh pemerintah pusat juga merupakan salah satu kontribusi yang dilakukan bersama tokoh – tokoh lainnya.

I Gusti Bagus Sugriwa dalam Sejarah Pembangunan Indonesia & Agama Hindu
Foto : Seminar I Gusti Bagus Sugriwa dalam Sejarah Pembangunan Indonesia & Agama Hindu.

Ida Rsi Agung Wayabya Suprabhu Sogata Karang yang merupakan anak kesebelas dari I Gusti Bagus Sugriwa, menyampaikan melalui seminar kiprah pengabdian I Gusti Bagus Sugriwa kepada bangsa dan negara RI akan didokumentasikan dalam sebuah buku biografi untuk dipahami semangatnya dalam kiat menegakkan NKRI dan menegakkan Agama Hindu. Seminar ini juga untuk menyikapi fenomena tentang agama dan budaya Bali masa kini yang patut dijaga kelestariannya ditengah kemajuan informasi teknologi yang semakin liar, melalui pemikiran yang mengedepankan nilai kearifan lokal.

“Kita mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai keberadaan beliau dahulu. Hal Itu untuk rencana membuat buku biografi beliau secara lebih lengkap dan untuk lebih membangkitkan semangat generasi muda saat ini,” tuturnya didampingi Ketua Panitia I Gusti Bagus Agung Suddahjinendra Hadi Sugriwa, yang juga putra I Gusti Bagus Sugriwa.

Sementara, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Ketut Widnya sangat mengapresiasi adanya gerakan literasi yang dilakukan yayasan I Gusti Bagus Sugriwa dengan menyelenggarakan seminar. Menurutnya, pemikiran keagamaan yang lahir dari sosok I Gusti Bagus Sugriwa tersebut muncul dari kegelisahan terhadap eksistensi penerapan konsep agama yang dipadukan dengan seni dan budaya Bali. Dari upaya tersebut diharapkan orang Bali tidak akan kehilangan kebaliannya dengan cara beragama sesuai dengan tradisi Bali.

Prof. I Ketut Widnya juga mengungkapkan bahwa nama I Gusti Bagus Sugriwa telah diusulkan Dirjen sebagai nama Universitas dari perubahan status IHDN Denpasar menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa. “Itu merupakan perubahan status institut menjadi universitas, atas saran sejumlah tokoh nama beliau yang diusulkan. Rancangan Peraturan Presiden sudah kami buat bersama Institut Hindu Dharma Negeri Gede Puja Mataram,” tandasnya, seraya berharap generasi penerus mampu melanjutkan perjuangan almarhum I Gusti Bagus Sugriwa dengan melahirkan pemikiran-pemikiran visioner di berbagai hal.

Kegiatan seminar dilanjutkan dengan sesi diskusi Diskusi dan Tanya Jawab, para peserta memberikan pengalaman, gambaran atau pandangan tentang I Gusti Bagus Sugriwa. Diskusi ditutup dengan penyampaian kesimpulan seminar oleh Tim Perumus.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *