Nilai Tertinggi UN di Bali Diraih Siswi Jurusan IPS di SMAN 1 Denpasar

0
Nilai Tertinggi UN di Bali Diraih Siswi Jurusan IPS di SMAN 1 Denpasar
Foto : Kepala sekolah SMAN 1 Denpasar, Made Rida (tengah) didampingi dua orang siswinya yang berprestasi meraih nilai tertinggi UN di Bali.

Buletin Dewata, Denpasar.

Dinas Pendidikan Provinsi Bali telah menyerahkan Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/sederajat se-Bali ke musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) pada Selasa (7/5). Hasilnya, diketahui 2 orang pelajar SMAN 1 Denpasar meraih nilai UN tertinggi I untuk IPS dan tertinggi II untuk IPA se-Bali.

Kedua siswi SMAN 1 Denpasar yang meraih prestasi adalah Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi peraih peringkat I jurusan IPS dengan jumlah nilai 381.50 dan Jennifer Louisa dari peraih peringkat II jurusan IPA dengan jumlah nilai 391.50.

Saat ditemui di sekolahnya, Rabu (8/5), Sri menyatakan tidak menyangka bakal mendapat peringkat pertama nilai UN tertinggi se Bali untuk IPS. Namun setelah melihat pengumuman, dia mengaku bersyukur dan senang sekali meraih bisa prestasi tersebut.

Dalam menghadapi UN, Gadis kelahiran 30 Maret 2001 ini telah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan mempelajari kumpulan soal-soal UN dan mengikuti bimbingan belajar (bimbel) selama 2 kali dalam seminggu selama sebulan. “Saya biasanya belajar pulang sekolah dari jam 6 sore hingga 9 malam. Dan setelah itu langsung tidur biar tidak mumet,” ujar Putri kelima dari pasangan Ir. Kadek Suratmini dan Ir. I Nyoman Swastika, MT.

Nilai Tertinggi UN di Bali Diraih Siswi Jurusan IPS di SMAN 1 Denpasar
Foto : Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi (kiri) dan Jennifer Louisa.

Sri mengungkapkan, saat ini ia sudah diterima di Program Studi Manajemen FEB Universitas Udayana melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jurusan Manajemen dipilihnya karena ia bercita-cita ingin sukses menjadi pengusaha seperti ayahnya. “Saya ingin sukses menjadi pengusaha seperti papa. Papa bekerja sebagai kontraktor,” ungkapnya serays berharap kedepan SMAN 1 Denpasar tetap menghasilkan anak-anak berprestasi dan bisa membanggakan sekolah.

Sementara, Jennifer Louisa sebagai peraih peringkat II nilai tertinggi UN IPA, mengatakan banyak orang yang beranggapan belajar IPA itu sulit, namun kenyataannya adalah mudah asal ada niat dan bakat. Dirinya sengaja memilih program IPA karena bercita-cita ingin menjadi Dokter.

Kepala SMAN 1 Denpasar, Made Rida mengatakan secara umum prestasi SMAN 1 Denpasar mengulang prestasi tahun lalu untuk IPA dengan nilai rata-rata tertinggi se Bali. Ia pun mengaku bangga dengan prestasi yang diraih kedua siswinya tersebut.

“Kami sangat bangga kepada kedua siswi kami ini. Kesehariannya memang berprestasi. Mereka tidak jauh dari rangking 3 umum dari jurusan masing-masing. Bahkan, Jennifer Louisa pernah mewakili Indonesia dalam lomba Kuis ASEAN yang dilaksanakan di Bali dan diikuti seluruh negara anggotanya. Sedangkan Putu Sri Rejeki mengikuti lomba-lomba karya tulis dan pernah mendapatkan juara I karya tulis,” pungkasnya.

Nilai Tertinggi UN di Bali Diraih Siswi Jurusan IPS di SMAN 1 Denpasar
Foto : Kepala Dinas Pendidika Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, UN bukanlah menjadi babak akhir siswa dalam mengikuti proses pendidikan. Namun demikian dari pelaksanaan UN tahun ini di Bali diakui terjadi peningkatan indeks prestasi secara kumulatif maupun perorangan dibandingkan tahun lalu.

“Walaupun ini bukan merupakan penentu. Karena ada tiga hal, selain UN, juga USBN dan ujian sekolah itu sendiri, itu yang menentukan kelulusan itu. Kalau secara indeks komulatif memang meningkat sedikit, jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya memang fluktuasinya tinggi sekali. Tetapi untuk tahun ini, termasuk ketika rapat di pusat menyatakan seluruh SMA/SMK di Indonesia mengalami peningkatan hasil, tetapi sedikit sekali, tidak signifikanlah,” tandasnya.

Boy menambahkan bahwa hasil UN akan diumumkan dimasing-masing sekolah dengan rentang tanggal 7 – 9 Mei 2019. Sedangkan pengumuman kelulusan ujian akan dilaksanakan Senin, 13 Mei 2019. Ia berharap tidak ada euforia berlebihan dari seluruh peserta ujian nasional.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali ini menjabarkan lebih rinci peraih rata-rata tertinggi program Bahasa atas nama I Wayan Yudha Andayana (SMA Negeri 1 Sukawati) dengan nilai 368,00, dan program IPA yaitu Sharon (SMA Kristen Harapan Denpasar) nilai 394,00. Rata-rata tertinggi program IPS diraih Ni Putu Sri Rejeki Panca Dewi (SMA Negeri 1 Denpasar) dengan nilai 381,50, dan program keagamaan atas nama Luluk Musayyadah (MA Diponegoro Klungkung) nilai 325,50.

Sementara peringkat tiga besar UN SMK meliputi Ni Kadek Sinta Dewi (SMK Negeri 2 Denpasar) dengan nilai 386,00, Ni Putu Tita Kharisma Purnama Putri (SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung) 377,00, dan Ni Made Dini Hari Putri (SMK Negeri 1 Gianyar) nilai 366,00. Di Bali, UN tingkat SMA sederajat diikuti 29.637 orang, dan 32.021 peserta ujian nasional jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).(blt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here