25 % Pemakai Narkoba Adalah Pelajar, KOPAN Diminta Aktif Edukasi Generasi Muda Tabanan

0
25 % Pemakai Narkoba Adalah Pelajar, KOPAN Diminta Aktif Edukasi Generasi Muda Tabanan
Foto : Pelatihan KOPAN di Wantilan TPB Margarana, Desa Marga Dauh Puri, Marga Tabanan, Kamis (25/10).

Buletin Dewata, Tabanan.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) bersama dengan Gerakan Pemuda Desa Nusantara (Gema Desantara) kembali menggelar pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) di Kabupaten Tabanan.

Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Kepemudaan Kemenpora RI, Arifin Majid berharap para peserta pelatihan agar bisa memahami pembekalan terkait bahaya narkoba yang saat ini menjadi senjata bagi bangsa lain untuk menyerang bangsa Indonesia melalui peredaran gelap narkoba.

“Sebagai salah satu program prioritas di Kemenpora, kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan para pemuda untuk terjun langsung di masyarakat, teman dan keluarga untuk menghindari narkoba,” ujar Arifin saat membuka acara Pelatihan KOPAN di Wantilan TPB Margarana, Desa Marga Dauh Puri, Marga Tabanan, Kamis (25/10).

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Wayan Udayana Sosiawan selaku narasumber dalam pelatihan ini menyampaikan bahwa dampak dari penyalahgunaan narkoba tidak hanya mengancam kelangsungan hidup dan masa depan penyalahgunanya saja, tapi juga masa depan bangsa dan negara tanpa membedakan strata sosial, ekonomi, usia maupun tingkat pendidikan.

“Dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan pun akan sangat besar bagi para pemakainya. Sebab, pemuda bisa tidak produktif lagi dan akan kehilangan kepercayaan di tengah masyarakat. Inilah yang kemudian akan berdampak tidak hanya pada diri sendiri, tapi juga keluarga, bangsa, dan negara,” terang Sosiawan.

Ditambahkan, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional Tahun 2017 merilis dari 3 juta pengguna narkoba di Indonesia, 25% di antaranya merupakan kelompok pelajar. Ini membuktikan jika pemuda pada akhirnya menjadi salah satu kelompok yang sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Sosiawan pun sangat mengapresiasi pelatihan KOPAN yang diselenggarakan oleh Kemenpora bekerjasama Gema Desantara.

“Dengan adanya kegiatan ini harus menjadi spirit bersama untuk memerangi dan mencegah narkoba masuk dan merusak pemuda di Kabupaten Tabanan. Sehingga, Kabupaten Tabanan menjadi bersih dari narkoba” imbuhnya.

Pada kesempatan ini Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional Gema Desantara, Jaelani berharap, para peserta pelatihan KOPAN yang telah mengikuti pelatihan di Kabupaten Tabanan dapat berperan aktif dan masif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. “Kedepan, Tabanan bisa menjadi kabupaten yang bersih dari narkotika dan pemudanya pun dapat terus berkarya untuk kemajuan daerah,” harapnya.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here