Wartelika Lulusan SMA Bali Mandara Penerima Beasiswa Asia Bridge Program Dilepas Konjen Jepang di Denpasar

Pelepasan Penerima Beasiswa Asia Bridge Program (ABP) Universitas Shizuoka
Foto : Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Hirohisa Chiba (kiri), didampingi Executive Vice President Univance Corporation Japan Kensuke Tani (kanan) berfoto bersama I Putu Ade Rian Wartelika (tengah) dan keluarga.

Buletin Dewata, Denpasar.

Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar melepas siswa penerima beasiswa Asia Bridge Program (ABP) Universitas Shizuoka untuk kuliah di Jepang. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman dinas Konjen Jepang di Denpasar, Selasa (25/9) malam.

Salah seorang siswa tamatan SMAN Bali Mandara di Buleleng, bernama I Putu Ade Rian Wartelika berhasil lulus seleksi ujian masuk program sarjana (S1) Universitas Shizuoka melalui Asia Bridge Program (ABP) dengan dukungan beasiswa dari PT Univance.

ABP merupakan pemberian beasiswa hasil kolaborasi antara bidang industri dan pendidikan, dimana mahasiswa yang berasal dari luar negeri dijamin biaya pendidikan serta kehidupannya selama belajar di Universitas Shizuoka. Setelah tamat dari bangku kuliahnya mereka juga akan diterima oleh perusahaan tersebut sebagai karyawan.

Konjen Jepang di Denpasar, Hirohisa Chiba, mengapresiasi jerih payah Wartelika untuk masuk Universitas Shizuoka dan mendoakan kesuksesan masa depannya. Ia pun menyampaikan pesan kepada Wartelika untuk terus giat belajar dan memahami budaya Jepang agar kelak dapat berperan sebagai penjembatan hubungan Jepang dan Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat kepada Wartelika karena telah berhasil diterima di Universitas Shizuoka, dan selamat juga kepada pihak keluarga dan keluarga besar SMAN Bali Mandara,” ucap Konjen Jepang di Denpasar, Hirohisa Chiba.

Kepala Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Komang Mertadana, S.H., M.H. yang hadir turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang mendukung dan menyediakan beasiswa bagi generasi muda Bali.

“Kami berharap ke depan agar kuota beasiswa yang diberikan untuk Bali bisa meningkat. Saya juga berpesan Wartelika selama menempuh pendidikan agar benar-benar menjaga etika dan budaya Bali, serta ambil nilai-nilai positif dari budaya masyarakat Jepang yang memiliki disiplin tinggi dan teknologinya yang berkembang sangat pesat,” tutur Darta

Sementara, penerima beasiswa ABP Universitas Shizuoka, Wartelika merupakan lulusan SMAN Bali Mandara tahun 2016. Selain Jepang sebelumnya Wartelika juga sudah diterima di universitas ternama di Amerika Serikat, Universitas Undiksha, dan Universitas Udayana. Namun, beasiswa pendidikan di perguruan tinggi di Amerika tidak diambilnya karena tidak menanggung biaya kehidupan selama studi.

Wartelika menyampaikan bahwa belajar di Jepang adalah impiannya sejak lama yang menjadi kenyataan. Sebelumnya dia pun sudah mengikuti kursus bahasa Jepang. “Kuliah di Jepang merupakan mimpi saya dari awal SMA. Jadi, bisa diterima di Universitas Shizuoka itu mimpi saya benar-benar menjadi nyata,” terang putra sulung pasangan Made Padayasa dan Ni Ketut Riang Butsiani.

Selain dihadiri pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Bali, jajaran PT Univance, pengurus Persada (Persatuan Alumni dari Jepang) Bali, kepala sekolah dan guru-guru SMAN Bali Mandara, acara ini juga dihadiri pengusaha nasional, Soebronto Laras yang sangat menyambut baik program beasiswa ini karena pendidikan dan budaya Jepang sangat berpotensi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *