Inovator Australia ke Bali Bahas Teknologi Digital Atasi Dampak Sosial

Inovator Australia ke Bali Bahas Teknologi Digital Atasi Dampak Sosial
Foto : Suasana diskusi panel dan workshop yang di gelar Konsulat Jenderal Australia Bali, di Kembali Innovation Hub, Seminyak, Kamis, (12/7).

Buletin Dewata, Badung.

Dalam rangka perayaan Pekan NAIDOC pada 8-15 Juli 2018, Konsulat Jenderal Australia di Bali dengan Kedutaan Besar Australia di Jakarta mendatangkan Ms Julie-ann Lambourne, seorang pengusaha wanita dan wirausaha sosial dan digital dari komunitas Aborigin Australia menjadi pembicara dalam diskusi panel dan workshop di Ke{m}bali Innovation Hub, Seminyak, Kamis, (12/7).

Julie-ann Lambourne merupakan perempuan keturunan asli Torres Strait Islands Australia yang menjadi inovator sekaligus wirausaha sosial yang memanfaatkan kekuatan gagasan dan teknologi digital untuk membantu komunitas kurang beruntung di Australia dalam mengatasi kesulitan melalui partisipasi secara aktif pada ekonomi digital.

Mengangkat tema Employment Opportunities Using Virtual Reallity, Julie-ann Lambourne membagikan pengalamannya kepada komunitas inovasi yang hadir. Berlangsung sehari penuh workshop diikuti sekitar 100 orang peserta dari berbagai universitas, digital start-up dan LSM di Bali. Dimulai dengan ceramah inspiratif untuk mahasiswa yang dilanjutkan dengan panel diskusi bertajuk Inovasi Digital untuk Dampak Sosial.

Dijelaskan Lambourne, Virtual Reality adalah Training Bus pertama di dunia, hasil rancangan enVizion Group yang memungkinkan penduduk lokal di daerah terpencil Australia Utara mengakses pelatihan kejuruan dengan metode baru dan inovatif. Lambourne pun menjadi CEO enVizion Group di Cairns, Queenland, yang menjadi sebuah bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh penduduk lokal.

Sementara itu, Konsul Australia, Drew Boekel, mengatakan bahwa sektor digital merupakan bidang kerja sama yang sedang berkembang antara Australia dan Indonesia. Awal tahun lalu Pemerintah Australia dan Indonesia bersama-sama menyelenggarakan Indonesia-Australia Digital Forum yang pertama yang membawa para pemangku kepentingan digital dari kedua negara. Karya Lambourne telah menunjukkan kekuatan teknologi digital dan pembaharuan untuk mengatasi ketidaksetaraan.

“Saya sangat senang menyambut Lambourne di Bali selama NAIDOC Week, dimana tahun ini fokus kita adalah pada kontribusi besar perempuan pribumi yang menjadikan kehidupan Australia sebagai pemimpin, pengusaha, politikus, artis dan advokat,” ujar Konsul Boekel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *