Menparekraf Gagas Kurikulum Pariwisata & Promosi Pariwisata Lewat Film dan Kuliner

Menparekraf Gagas Kurikulum Pariwisata & Promosi Pariwisata Lewat Film dan Kuliner

Buletin Dewata, Badung.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Wishnutama Kusubandio menyampaikan bahwa pihaknya akan mempercepat pengembangan industri kreatif melalui distrik kreatif yang akan menjadi rumah bagi program pendampingan, inkubasi, fasilitasi, inovasi dan penguatan brand yang ditujukan untuk para pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya distrik kreatif perlu dikembangkan di daerah-daerah termasuk daerah yang memiliki potensi pariwisata seperti Bali, termasuk Malang yang memiki potensi menjadi lokasi distrik kreatif. “Saya harap nanti di Bali kita akan bisa membangun distrik kreatif. Menurut saya ini sesuatu yang sangat menarik untuk kita pikirkan bersama,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja pertama kalinya ke Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu.

Dikatakan pula, untuk meningkatkan kapasitas SDM dan ekonomi kreatif, pihaknya telah mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk menambahkan kurikulum mengenai pariwisata sejak dini melalui pendidikan di tingkat SD dan SMP di daerah- daerah tujuan pariwisata, termasuk memperkuat pendidikan hospitality dan industri kreatif di SMK dan Politeknik dengan pendidikan dan pelatihan berbasis kerja sama industri dan kerja sama dengan institusi-institusi di luar negeri.

Selain itu, beberapa strategi yang ditempuh Kemenparekraf untuk meningkatkan citra pariwisata yang berdaya saing adalah membuat single nation branding dengan menggunakan kata Indonesia. Menurutnya sudah saatnya Indonesia memiliki brand yang dapat dikenal di seluruh dunia, termasuk melalui gastronomi yang berhubungan dengan dengan kuliner akan menjadi salah satu cerminan wajah Indonesia di luar negeri.

“Bagaimana kita meningkatkan produk-produk atau brand Indonesia ke depan. Brand dan kuliner itu juga dapat membantu awareness pariwisata secara tidak langsung untuk Indonesia. Contohnya Fiji adalah sebuah kepulauan kecil yang memiliki brand yang sangat terkenal di mancanegara yaitu bernama Fiji Water,” pungkas Wishnutama.

Melalui gagasannya, Menparekraf pun akan berupaya membawa event-event dunia ke Indonesia, termasuk menciptakan event nasional berkualitas yang mampu menarik wisatawan mancanegara, seperti membuat film untuk membantu mempromosikan pariwisata Indonesia.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *