TPK Hotel Berbintang Tertinggi di Gianyar, Terendah di Buleleng

TPK Hotel Berbintang Tertinggi di Gianyar, Terendah di Buleleng

Buletin Dewata, Denpasar.

Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali pada September 2019 tercatat sebesar 63,22%, turun 3,88 poin dibandingkan TPK pada Agustus 2019 (m-to-m) yang mencapai 67,10%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho dalam siaran persnya beberapa waktu lalu mengatakan, Kabupaten Gianyar tercatat mencapai TPK tertinggi yaitu 71,37% dan terendah tercatat di Kabupaten Buleleng yaitu 48,24%. Jika dibandingkan dengan Agustus 2019, penurunan TPK tercatat di Kabupaten Karangasem yaitu 10,18 poin, sedangkan TPK Kabupaten Gianyar mengalami peningkatan 0,95 poin.

Dijelaskan Nugroho, menurut klasifikasi hotel, tingkat penghunian kamar hotel bintang lima sebesar 68,90%, merupakan TPK tertinggi dibandingkan dengan kelas hotel berbintang yang lain. TPK terendah tercatat pada hotel bintang dua yang hanya mencapai 53,81%. Bila dibandingkan dengan Agustus 2019 (m-to-m), peningkatan tertinggi 13,83 poin tercatat pada hotel bintang satu.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang di Bali pada September 2019 tercatat selama 2,97 hari. Angka ini naik 0,14 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Agustus 2019 (m to m) yang mencapai 2,83 hari. “Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada September 2019 tercatat selama 2,23 hari, lebih rendah dibandingkan rata–rata lama menginap tamu asing yang selama 3,33 hari,” jelas Nugroho.

Lebih lanjut dia mengatakan, menurut kabupaten/kota, tercatat rata-rata lama menginap tamu terlama pada September 2019 di Kabupaten Gianyar yaitu selama 3,09 hari dan terendah di Kabupaten Buleleng yaitu selama 1,87 hari.

“TPK pada hotel non bintang di Bali untuk keadaan September 2019, mencapai rata-rata 35,74%, dengan TPK tertinggi tercatat di Kabupaten Klungkung yaitu sebesar 67,05% dan terendah tercatat di Kabupaten Bangli dengan TPK sebesar 10,67%,” sebutnya.

Dibandingkan dengan Agustus 2019 (m to m), TPK hotel non bintang turun 2,63 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel non bintang di Bali pada September 2019 mencapai 2,52 hari. Angka ini turun 0,02 poin dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada bulan sebelumnya.

“Menurut kabupaten/kota, rata-rata lama menginap tamu terlama pada September 2019 tercatat di Kabupaten Karangasem dengan rata-rata 3,52 hari dan terendah di Kabupaten Jembrana dengan rata-rata 1,01 hari,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *