BVA 2nd Gathering 2019, Gelar BVA OUTLOOK Antisipasi Kondisi Ketidakpastian 2020

BVA 2nd Gathering 2019, Gelar BVA OUTLOOK Antisipasi Kondisi Ketidakpastian 2020
Foto : Ketua BVA, I Gede Sukarta dalam sambutan BVA OUTLOOK 2020, di Hotel Adi Jaya, Sunset Road, Kuta, Jumat (27/9).

Buletin Dewata, Badung.

Mengantisipasi kondisi ekonomi global yang menimbulkan ketidakpastian, seperti dampak dari perang dagang hingga geopolitik yang saat ini mengubah kondisi market, Bali Villa Association (BVA) menggelar seminar serangkaian acara gathering bertema “ BVA Outlook 2020 “ di Adhi Jaya Hotel, Sunset Road, Kuta, Badung, Jumat (27/9).

Dihadiri oleh 110 Peserta baik GM maupun Villa Manager yang merupakan anggota dari Bali Villa Association, seminar ini menghadirkan Keynotes Speaker Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Sapto Widyatmiko, serta I Gusti Ayu Emma Sulyastini yang merupakan Area Manager Traveloka serta GM dari Uma Sapna Villas, Drs. Ismoyo S. Soemarlan, M.Par.

Chairman BVA Drs. I Gede Sukarta, MBA dalam sambutannya menyampaikan bahwa tourism sebagai leading sektor harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, terutama di Bali yang sebagaian besar pendapatannya berasal dari sektor Pariwisata.

BVA 2nd Gathering 2019, Gelar BVA OUTLOOK Antisipasi Kondisi Ketidakpastian 2020

Gathering ini menurutnya juga sebagai ajang silahturahmi antara anggota BVA dan juga bermanfaat sebagai ruang untuk saling mengisi pengetahuan tentang bagaimana mengantisipasi kondisi ketidakpastian pada tahun 2020. Hal ini sangat diperlukan oleh pengelola Villas dalam mempersiapkan budgeting atau anggaran tahun depan.

“Kondisi Bali yang kondusif dan aman sangat kritikal untuk itu kami mengajak seluruh komponen masyarakat Bali agar bisa tetap harmony dan jauh dari tindakan – tindakan yang hanarkis, yang akan merugikan diri kita atau kepentingan yang lebih luas. Jika ingin mengkritisi pemerintah, lakukanlah dengan jalur yang benar dan elegan, tanpa harus memberikan dampak negatif apalagi merusak dan menggangu kepentingan umum,” ujar Sukarta.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Sapto Widyatmiko dalam pemaparannya menyampaikan bahwa masyarakat Bali harus bersyukur tinggal di Bali. Hal itu merupakan sebuah anugrah, salah satunya adalah nilai inflasi yang sangat terkontrol dibandingkan dengan daerah lainnya di nusantara.

BVA 2nd Gathering 2019, Gelar BVA OUTLOOK Antisipasi Kondisi Ketidakpastian 2020
Bank Indonesia (BI) menargetkan ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh di kisaran 5,1-5,4%. Namun, di tengah perlambatan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai kurang kuat. “Saat ini kondisi ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian. Misalnya dampak perang dagang hingga geopolitik saat ini mengubah kondisi market, selain itu pernyataan Presiden Trump yang masih menyuarakan perang dagang akan memperkuat kondisi ketidakpastian,” paparnya.

Topik kedua membahas tentang Upadate Market dari Traveloka, yang dipaparkan oleh I Gusti Ayu Emma Sulyastini yang merupakan salah satu Area Manager Traveloka. Dikatakan, pengaruh indurtri 4.0 dan Go Digital merupakan fenomena yang tidak bisa dihindarkan oleh pelaku Villas. Inovasi pada digital marketing merupakan kunci sukses untuk bisa menjangkau pasar global yang lebih luas, terutama pasar milenial yang menjadi pangsa pasar dominan pada industry 4.0. “Traveloka siap bekerja sama lebih baik lagi dengan stakeholder Villas dalam menjawab tantangan tantangan yang sudah dan akan dihadapi di era industri 4.0, sehingga BVA dapat meningkatkan market share atas jumlah kunjungan wisatawan ke Bali,” ungkapnya.

Keynote speaker terakhir, Drs. Ismoyo S. Soemarlan, M.Par yang merupakan GM dari Uma Sapna Villas dan sekaligus Co-founder BVA. Ismoyo menegaskan bahwa sektor villas menjadi salah satu penyumbang tertinggi pendapatan daerah dari sektor akomodasi dan mengharapkan agar pemerintah juga memberikan perhatian yang khusus untuk BVA. Ia pun berbagi pengalaman bersama dengan para member BVA dan mengingatkan bahwa konsep villa sangat erat sekali hubungannya dengan kualitas, baik kualitas produk, pelayanan, dan pengelolaan.

Gathering BVA ke-2 tahun 2019 yang berlangsung meriah dan hangat, ditutup dengan acara power dinner yang diikuti oleh 110 peserta dari member BVA. Acara ini berlangsung sukses berkat dukungan sponsor dari Bank Indonesia dan Traveloka.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *