LSP Pariwisata Bali dan IHGMA Dukung Review ACCSTP Bidang Hotel Service

LSP Pariwisata Bali dan IHGMA Dukung Review ACCSTP Bidang Hotel Service

Buletin Dewata, Badung.

Meninjau kembali penerapan Standar Kompetensi Kerja tenaga kerja pariwisata, LSP Pariwisata Bali bekerjasama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) melaksanakan Review ASEAN Common Competency Standard for Tourism Professional (ACCSTP) Bidang Hotel dan Service dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI, Ni Wayan Giri Adiyani mengatakan, review ACCSTP Bidang Hotel dan Service telah disepakati dilakukan minimal 2 tahun. Namun, sudah beberapa tahun belum dilaksanakan. Review standar kompetensi ASEAN di bidang hotel dan service ini memang sudah saatnya dilakukan guna meninjau kembali hal-hal apa saja yang masih kurang dan perlu ditambahkan, mengingat saat ini adalah zaman digital atau revolusi industri 4.0.

“Review standar kompetensi ini sudah disepakati di Negara-negara ASEAN yang tandatangan adalah Menteri Pariwisata Indonesia. Jadi Indonesia adalah lead-nya di dalam penyusunan standar kompetensi yang berlaku di level ASEAN ini. Standar intinya masih ada dan tetap berlaku, namun perlu ditambahkan. Dengan demikian, SDM kita tidak kalah untuk merespon menjadi tetap lebih baik di dalam memberikan service atau palayanan kepada wisatawan,” ujar pejabat Kemenpar asal Bali di Hotel Sovereign Bali, Kuta, Badung, Sabtu (7/9).

Direktur LSP Pariwisata Bali, Anak Agung Widnyana mengatakan stakeholders yang melakukan review diantaranya dari IHGMA, Indonesian Food & Beverage Executive Association, Indonesian Housekeeping Association, Indonesian Chef Association, HFLA, Ketua LSP Par yang ada di Bali. Hal yang direview atau ditinjau adalah penerapan ACCSTP yang sudah ada.

“Apakah unit-unit kompetensi pada suatu jabatan tersebut telah sesuai ataukah perlu diperbarui, maupun direvisi termasuk jabatan-jabatan apakah sesuai dengan yang ada di industri. Masukan-masukan yang ditampilkan merupakan representasi dari semua stakeholders, industri di hotel service. Sehingga hasilnya bisa melegitimasi usulan-usulan yang akan kita usulkan ke depan,” jelasnya.

LSP Pariwisata Bali dan IHGMA Dukung Review ACCSTP Bidang Hotel Service

Ia menambahkan, review terhadap standar kompetensi ASEAN yang merupakan inisiatif dari Indonesia ini dilakukan dengan meninjau kembali perlu tidaknya penambahan jabatan di bidang hotel dan service sesuai dengan kebutuhan industri.”Kalau ada nanti kita akan petakan. Kita usulkan nanti kepada kementerian, sehingga jabatan tersebut bisa ditetapkan pada standar yang akan datang,” imbuhnya.

Wakil Ketua IHGMA, Made Ramia Adnyana menyatakan, Indonesia dijadikan acuan oleh ASEAN di dalam standar kompetensi di bidang hotel. Melalui review ACCSTP ini menunjukkan bahwa pelaku industri pariwisata Bali sudah melihat ke depan bagaimana peningkatan keahlian dan kompetensi di dunia pariwisata.

“Itu sangat penting. Sebab kita acuannya ISO:9000, ISO:14000 yang merupakan bagaimana penerapan quality management termasuk sumber daya manusia. Di sini kami dari IHGMA dilibatkan sebagai bagian dari industri karena yang lebih tahu standar apa yang diperlukan oleh anggota kami di industri dalam hal memberikan pelayanan,” tuturnya.

Menurut Ramia, tahun 2019 adalah momen yang tepat dilakukan perbaikan atau review standar kompetensi ini. Dikarenakan, Presiden Joko Widodo mencanangkan 2019 ini berfokus pada sumber daya manusia (SDM). “Jadi kami di Bali sudah sangat siap untuk berkompetisi di bidang SDM terutama di ASEAN yang inisiasinya dari Indonesia,” pungkasnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *