Perusahaan Tiongkok Gemar Adakan MICE di Bali

Perusahaan Tiongkok Gemar Adakan MICE di Bali
Buletin Dewata, Badung.

Pulau Bali masih menjadi destinasi Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (pertemuan, insentif, konvensi dan pameran) atau MICE bagi perusahaan-perusahaan di Tiongkok. Pada Oktober 2019 mendatang, direncanakan sekitar 1000 warga Negeri Tirai Bambu akan datang ke pulau ini untuk mengikuti kegiatan insentif yang dirancang oleh salah satu perusahaan bursa saham selama 5-7 hari.

Li Jin dari Coin Training Wins atau salah satu perusahaan bursa saham di Tiongkok yang terlebih dahulu datang ke Bali untuk melakukan survei di sejumlah hotel dan destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh ribuan turis Tiongkok. “Kami merencanakan program pelatihan internasional terkait produk bursa saham di salah satu hotel di Nusa Dua, Badung dengan peserta seribu orang dari Tiongkok yang merupakan member perusahaan,” ucapnya kepada awak media saat melakukan inspeksi di Kuta, Badung, Senin (2/9).

Kenapa memilih Bali? Kata Li Jin karena infrastruktur di pulau ini dinilai sangat memadai dan didukung cuaca yang hangat. Mengingat bulan Oktober adalah musim gugur di Negeri Tiongkok dengan cuaca yang cenderung dingin dan berkabut.

Dijelaskannya, selama di Bali seribu orang warga Tiongkok yang mengikuti pelatihan dari bursa saham tersebut akan diajak ke beberapa destinasi favorit diantaranya Tanah Lot, Tanjung Benoa (Water Sport), Lembongan, Uluwatu dan Ubud. “Kegiatan meeting atau pelatihan hanya sehari, sisanya berkunjung ke objek-objek wisata,” sebutnya.

Kata dia, program tersebut ke depannya akan dilakukan setiap tahun dengan kuota peserta 1000 orang sekali datang. “Setahun sekali direncanakan dengan peserta yang berbeda-beda. Selama saya inspeksi lokasi, menurut saya Bali itu memiliki pemandangan yang sangat indah, cuaca bagus,” terang Li Jin.

Sementara itu Rohana, Owner Bali Shanti Tour yang akan menangani kedatangan seribu turis dari Tiongkok mengaku telah menyiapkan berbagai permintaan yang diperlukan ketika mereka berada di Bali. “Kami menerima berbagai permintaan seperti objek wisata yang akan dikunjungi, makanan dan hotel tempat menginap. Seribu orang ini akan datang dengan charter flight,” jelasnya.

Dia mengaku sering menangani kedatangan wisatawan MICE dari perusahaan-perusahaan di Tiongkok, mulai jumlah ratusan orang hingga ribuan per sekali kunjungan. “Untuk MICE dari Tiongkok, Bali masih menjadi destinasi favorit,” ujarnya.

Rohana pun menambahkan, untuk menyambut kedatangan seribu wisatawan dari rumah panda ini pihaknya telah menyediakan 30 orang guide berbahasa Mandarin. “Kami bagi menjadi 30 bus, setiap bus 1 supir dan 1 orang guide. Kira-kira kami menyiapkan sekitar 100 orang yang akan menangani kehadiran mereka di Bali,” tutupnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *