Sikapi Tren pariwisata, Dubes Hungaria undang GM Hotel di Bali

Sikapi Tren pariwisata, Dubes Hungaria undang GM Hotel di Bali
Foto : Meet and Greet with Ambassador Embassy of Hungary” di Adhi Jaya Sunset Hotel, Jumat (26/7).

Buletin Dewata, Badung.

Menyikapi kondisi pariwisata Bali kini dan trend kedepannya, Dubes Hungaria mengundang Top Executive hotelier dari Indonesian Hotel General Manager Chapter Bali pada diskusi dan jamuan makan “Meet and Greet with Ambassador Embassy of Hungary” di Adhi Jaya Sunset Hotel, Jumat (26/7).

Dubes Hungaria, HE Ambassador Judith Patch mengatakan bahwa Indonesia terutama Bali semakin terkenal dan telah menjadi salah satu tujuan yang diperhitungkan untuk warga Hungaria dalam menentukan destinasi liburannya.

“Meskipun Hungary Airline belum bisa tembus melalui direct flight ke Bali, namun sudah banyak terdapat alternative penerbangan melalui Qatar, Emirates dan Turkish Airline dengan penerbangan yang rutin dan lebih ekonomis untuk warga Hungari. Untuk itu kerjasama dan promosi perlu kita tingkatkan dan minimal dipertahankan yang telah berjalan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Honorary Consul Hungaria, yang juga Ketua BPPD Badung, HE Agung Rai Suryawijaya menambahkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan Eropa telah meningkat dengan rata-rata prosentase 4 – 6 % di semester pertama Tahun 2019 dibandingkan dengan semester yang sama di Tahun 2018.

“Peningkatan ini merupakan indikator yang positif dan upaya promosi harus tetap kita gencarkan untuk memberikan stimulus yang lebih besar bagi pangsa pasar Eropa. Kita dalam status yang siaga, karena persaingan yang begitu ketatnya dan ditambahkan kondisi Bali yang baru saja recovery dari erupsi Gunung Agung dan pasca pemilihan pilpres 2019, mengharuskan kita untuk lebih sigap dalam menangkis pemberitaan negatif dan menunjukan bahwa Indonesia dan Bali remain aman untuk dikunjungi,” paparnya.

Rai Suryawijaya berharap melalui kerjasama yang menguntungkan antara Indonesia dan Hungaria bisa diperkuat dan dapat diimplementasikan dalam langkah nyata, salah satunya dengan membawa bisnis partner hungaria untuk dapat berinvestasi atau menyiapkan hal-hal yang tidak bisa di produksi di Bali yang dapat mempermudah stakeholder Pariwisata Bali dalam memberikan pelayanan yang berkelas dunia.

Sementara, Ketua IHGMA Chapter Bali, I Nyoman Astama SE., MM., CHA sangat mengapresiasi upaya-upaya yang diberikan Dubes dan Honarary Consul Hungaria dalam memfasilitasi kebutuhan Pariwisata Bali menuju Pariwisata Bali yang Berkualitas, Berbudaya dan Berkelanjutan. Menurutnya, sbagai sarana pendukung, Bali masih memerlukan dukungan produk luar.

“Selain akan memperkuat local geniusnya dalam sisi produk, tentunya Bali juga masih memerlukan dukungan produk luar sebagai sarana pendukung, karena Bali tetap di Branding juga sebagai destinasi kuliner kelas dunia. Kita tetap memerlukan support produk import yang tidak bisa kita produksi di Indonesia dan Bali, ” tuturnya.

Turut hadir dalam jamuan malam ini, Bisnis Partner Hungaria Dr. Viktor Loso, CEO Mirelite Mirsa Co., Ltd. yang merupakan salah satu perusahan terbesar frozen food Eropa yang hendak membantu penyediaan bahan material makanan, khususnya yang tidak di produksi di Bali atau di Indonesia. Selain itu, para pelaku pariwisata Bali yang hadir antara lain Ramia Adnyana, SE., MM., CHA, Yoga Iswara, BBA., BBM., MM., CHA, I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa, CHA, Drs. Gede Ricky Sukarta, MBA, Agus Suananda, CHA, Yati Artini, CHA, Fransiska Handoko, CHA, CHRM, CHIA., dan Astika Parwata, CHA.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *