Pembenahan ODTW Water Blow di Pulau Peninsula Rebut peluang Datangkan wisatawan

0
Pembenahan ODTW Water Blow di Pulau Peninsula Rebut peluang Datangkan wisatawan
Foto : ODTW Water Blow di Pulau Peninsula, Nusa Dua.

Buletin Dewata, Badung.

Sejak dibuka setelah pembenahan, pada masa trial/uji coba tercatat mencapai 100 ribu pengunjung yang datang ke ODTW Water Blow, Pulau Peninsula, Nusa Dua baik wisatawan mancanegara, domestik dan masyarakat lokal.

Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita menerangkan saat ini rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di kawasan Nusa Dua berkisar 67 persen. Untuk meningkatkan okupansi dan kunjungan pihaknya telah menata Water Blow dan menggelar berbagai atraksi seperti pertunjukkan musik, cerita awal munculnya karang khas Pulau Peninsula dan pemandangan di Water Blow itu sendiri.

“Kita sedang menggali historis itu semua. Nanti kita jadikan informasi obyek wisata itu sendiri. Memang main-nya adalah Water Blow karena itu yang lebih menarik. Bahkan Water Blow pun sudah ditetapkan jadi obyek daya tarik wisata (ODTW) dan sudah kita trial beberapa hari lalu tapi masih gratis. Nanti kita terapkan untuk berbayar ke Water Blow. Tentunya kita siapkan fasilitas pendukungnya,” ujar Ardita di Badung.

Pihaknya sangat optimis akan terjadi peningkatan kunjungan ke kawasan tersebut. Selain dikarenakan promosi-promosi yang telah dilakukan oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung dan Pemerintah Provinsi Bali juga dikemas sejumlah event-event di kawasan Nusa Dua untuk menarik kedatangan wisatawan.

“Dengan promosi yang dilakukan saat ini akan ada perimbangan-perimbangan kunjungan turis. Tidak hanya didominasi oleh satu negara tetapi untuk market dari negara lainnya juga bisa berimbang. Apalagi sekarang adanya tambahan-tambahan penerbangan dari/ke Denpasar. Itu peluang mendatangkan semakin banyak wisatawan ke Bali,” ujarnya.

Dikatakan pula , saat ini pangsa pasar potensial yang berkunjung ke kawasan Nusa Dua adalah turis Tiongkok, Australia dan India serta lainnya. Diharapkan semua market baiknya berimbang.

“Pasar ini ditentukan oleh program-program dari wisatawan itu sendiri. Misalnya tergantung musim di negara mereka. Tidak bisa kita mengharapkan harus ini yang banyak. Sedangkan yang kita harapkan adalah peningkatan yang proporsional,” imbuhnya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here