Hotel dan Restoran Diminta Tambah Menu Lokal, Upaya PHRI Denpasar Dukung Pergub Bali

0
Hotel dan Restoran Diminta Tambah Menu Lokal, Upaya PHRI Denpasar Dukung Pergub Bali
Foto : Ketua PHRI Denpasar, Ida Bagus Sidartha Putra.

Buletin Dewata, Denpasar.

Hotel dan Restoran di Denpasar diminta untuk menambah menu makanan lokal. Melalui penambahan menu-menu lokal maka akan secara otomatis meningkatkan permintaan bahan makanan dari petani Bali. Hal ini pun jadi salah satu upaya mendukung Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 99 Tahun 2018 terkait Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Ketua Persatuan Hoteldan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, Ida Bagus Sidharta Putra yang akrab disapa Gusde mengatakan, hotel dan restoran sangat berpeluang untuk merealisasikan peraturan-peraturan pemerintah khususnya berkaitan dengan pemanfataan hasil pertanian lokal sesuai Pergub Bali.

Pemerintah pun diminta harus terus mendorong konsistensi ketersediaan produk pertanian lokal tersebut. Sehingga menu-menu lokal yang telah ada di daftar makanan tamu hotel dan restoran bisa tetap eksis. “Kita akan sampaikan kepada teman-teman di PHRI Denpasar untuk menambah menu lokal agar penyerapan menu lokal semakin banyak. Apa yang dilakukan oleh hotel dan restoran akan bisa menjadi contoh untuk masyarakat merealisasikan aturan-aturan tersebut,” ujar Gusde usai rapat kerja PHRI Denpasar di Sanur, Sabtu (26/1).

Gusde menambahkan bahwa tak hanya pergub tentang pemanfataan hasil pertanian lokal, industri pariwisata terutama hotel juga upaya aturan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dengan menggunakan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti mengganti plastik dengan bahan kertas yang bisa didaur ulang. “Apa yang dilakukan oleh hotel ini akan bisa menjadi contoh untuk masyarakat merealisasikan aturan-aturan tersebut,” imbuhnya

Diakui Gusde, dari peraturan yang dikeluarkan pemerintah turut memberi dampak positif terhadap industri pariwisata yakni dapat meningkatkan nilai jual hotel itu sendiri dan menambah market share. Mengingat banyak kalangan internasional yang lebih menyukai hotel dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. “Peraturan pembatasan penggunaan plastik itu dapat menambah market share hotel untuk mendatangkan wisatawan grup-grup sehat. Jadi sama sekali tidak membuat pengusaha susah,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here