Turis China Mendominasi Kunjungan Wisman ke Bali dari 6,1 Juta Penumpang Airlines Selama 2018

Turis China Mendominasi Kunjungan Wisman ke Bali  dari 6,1 Juta Penumpang Airlines Selama 2018
Foto : Wisatawan China berkunjung ke Bali.

Buletin Dewata, Badung.

Lepas dari tahun 2018, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke Bali mengalami kenaikan selama periode pencatatan Januari – Desember 2018 lalu sebanyak 6.127.437 turis asing. Dilihat dari asal negaranya, wisatawan China masih menempati posisi teratas berkunjung ke Pulau Dewata.

Kunjungan turis berpaspor Negeri Tirai Bambu adalah sebanyak 1.380.687 wisatawan, atau 22,53% dari porsi keseluruhan wisatawan. Meski demikian, jika dibandingkan dengan statistik di tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan China di tahun 2018 tersebut mengalami penurunan sebanyak 4.254 wisatawan, atau 0.3%.

Australia menempati posisi kedua negara kontributor wisman ke Bali dengan jumlah kunjungan sebanyak 1.185.557 wisatawan, atau 19,53% dari total wisatawan. Jumlah ini naik sebesar 10,3% dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan asal Negeri Kanguru di tahun 2017, yang tercatat sebanyak 1.074.547 orang.

Turis China Mendominasi Kunjungan Wisman ke Bali  dari 6,1 Juta Penumpang Airlines Selama 2018

Di posisi selanjutnya, secara berurutan ditempati oleh Britania Raya, Jepang, Amerika Serikat, Perancis, Malaysia, Jerman, dan Korea Selatan. Jika diakumulasi, jumlah turis dari tujuh negara ini adalah sebanyak 1.506.672 orang atau hampir 25% dari jumlah total wisman ke Bali yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dari sepuluh besar negara dengan jumlah wisatawan terbanyak, tercatat India merupakan negara dengan pertumbuhan jumlah wisatawan tertinggi, dengan persentase kenaikan sebesar 33,73%, disusul oleh Amerika Serikat dengan 22,9%, dan Malaysia dengan pertumbuhan sebesar 18,5%.

“Dari catatan kami, sejumlah 6,1 juta pengunjung dari seluruh dunia masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Masih sama dengan tahun 2017, urutan 3 besar negara penyumbang wisatawan terbanyak masih ditempati China, Australia, dan India. Akumulasi turis mancanegara dari 3 negara ini menyentuh angka 2,9 juta jiwa, atau hampir 47% dari total keseluruhan angka kunjungan,” papar Yanus Suprayogi, General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *