Musda Gahawisri Bali 2018, Cok Ace Tekankan 3 Poin Penting Pembangunan Pariwisata Bali Berkelanjutan

Musda Gahawisri Bali 2018, Cok Ace Tekankan 3 Poin Penting Pembangunan Pariwisata Bali Berkelanjutan
Foto : Wagub Bali Cok Ace berjabatan tangan dengan Ketua Gahawisri Bali IB Agung Partha Adnyana saat pembukaan Musda Gahawisri Bali ke IV tahun 2018 di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur Denpasar, Selasa (30/10).

Buletin Dewata, Denpasar.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pariwisata maka diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Bali, demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Bali ke IV, di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Selasa (30/10)

Wagub Cok Ace, menyambut baik Musda yang dilaksanakan Gahawisri Bali. Menurutnya Musda merupakan bentuk pendidikan demokrasi yang aspiratif dalam menentukan pimpinan selanjutnya. Selain itu, Cok Ace menekankan 3 poin penting yang perlu diperhatikan organisasi pariwisata meliputi ; pertama Kualitas, pariwisata berkelanjutan; kedua Kontinuitas Pariwisata; dan ketiga Keseimbangan pariwisata. Selanjutnya, Cok Ace berharap agar pengembangan kegiatan wisata tirta agar lebih diarahkan menuju upaya pengembangan kawasan usaha yang ramah lingkungan dan menghindari pencemaran serta perusakan lingkungan.

Selain itu, Cok Ace juga menginginkan dalam musda ini juga dibahas adanya standarisasi harga, sehingga dapat melahirkan suatu kesepakatan terkait harga minimal dan maksimal yang akan ditawarkan kepada wisatawan. Kedepan, Cok Ace pun tidak ingin ada kejadian mengenai pariwisata Bali yang dijual murah kepada wistawan. “Saya ingin, dalam forum ini dibahas standarisasi harga baik minimum maupun maksimum, untuk menghindari kejadian parwisata Bali yang dijual murah”tegas Cok Ace.

Atas dukungan yang diberikan Pemprov Bali, Ketua DPD Gahawisri Bali, Ida Bagus Agung Parta Adnyana sangat berterimakasih. Terkait instruksi dan arahan yang disampaikan Wagub Cok Ace mengenai pembahasan standarisai harga maka pihaknya akan melakukan diskusi pembahasan standarisasi harga. Setelah disepakati dalam forum maka pihaknya akan mengajukan kepada Pemprov Bali untuk dilakukan persetujuan.

Musda Gahawisri Bali ke VI tahun 2018 yang diikuti para pelaku usaha wisata bahari diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan mencapai suatu keputusan yang baik dalam membangun pariwisata bahari dan tirta di Bali secara berkelanjutan.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *