Hungaria dan Barcelona Jadi Target Awal Sales Mission BPPD Badung ke Eropa Tengah

Hungaria dan Barcelona Jadi Target Awal Sales Mission BPPD Badung ke Eropa Tengah
Foto :  Anggota pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, usai dilantik pada September 2018.

Buletin Dewata, Badung.

Usai dilantik September 2018 lalu, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung dengan kepengurusannya yang baru langsung melirik potensi wisatawan negara Eropa Tengah guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Badung dan Bali pada umumnya. Hongaria dan Barcelona (Spanyol) merupakan dua negara yang menjadi target awal dari sales mission BPPD Badung ke Eropa Tengah.

Ketua BPPD Badung Rai Suryawijayamengataan tujuan BPPD Badung melakukan promosi pariwisata ke sejumlah negara adalah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali, menumbuhkan okupansi dan menaikkan length of stay serta spending money (uang yang dibelanjakan wisatawan) selama di Bali. Mengingat ketatnya persaingan pariwisata Bali dengan destinasi wisata di Asean seperti Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos dan Filipina maka sebaiknya promosi pariwisata dibarengi dengan perbaikan destinasi yang wajib dilakukan oleh pemerintah dan pelaku industri itu sendiri.

Diakuinya pangsa pasar Hungaria dan Barcelona cukup menjanjikan bagi Bali dan Badung khususnya. Kendati jumlah penduduk Hungaria jumlahnya hanya 10 juta penduduk begitu pula Barcelona hanya 6 juta, tapi mereka sangat menyukai wisata travling dan Bali cukup dikenal di kedua tempat di Eropa Tengah tersebut. “Kita adakan promosi di sana (Hungaria dan Spanyol) untuk memperkenalkan Badung dan Bali untuk meningkatkan kunjungan wisatawan negara-negara itu ke Bali,” ujar Rai Suryawijaya saat press conference dengan awak media di kantor sekretariat BPPD Badung di Mangupura, Selasa (9/10).

Rai Suryawijaya yang juga Ketua PHRI Badung ini mengatakan bahwa respon kedua negara tersebut sangat luar biasa terhadap Bali, dimana saat sales mission dan table top yang dilakukan BPPD Badung bersama Dinas Pariwisata Badung di Hungaria sudah ada 48 travel agency yang merespon, begitupula ada 76 travel agency di Barcelona yang datang mencari tahu informasi terkait destinasi Bali. Pihak KBRI pun juga mensuport penuh, kegiatan sales mission ini. “Bahkan dalam waktu dekat salah satu agent di negara tersebut akan membawa 500 orang wisatawan grup untuk famtrip ke Bali. Sebagian dari mereka sudah kenal dan pernah ke Bali,” cetusnya.

Lebih jauh Rai menjelaskan wisatawan asal Hungaria dan Barcelona sangat menyukai keunikan Bali, baik tradisi dan budaya, keramahan penduduk, alam yang luar biasa. Selama ini kedua tempat tersebut tidak memiliki pantai, sehingga daya tarik pantai di Bali yang indah dan eksotis menjadi hal yang menarik bagi mereka. “Mereka (warga Hungaria) sangat antusias ingin ke Bali. Bahkan mereka sudah mulai bermimpi dan melakukan perencanaan ke Bali. Kebetulan saya Konsul Kehormatan Hungaria di Bali. Saat promosi di negara itu ada yang konsultasi kepada saya termasuk update kunjungan wisatawan di Bali dan menanyakan terkait investasi,” terangnya.

Ditargetkan dari upaya promosi wisata ini akan terjadi peningkatan sebanyak 20-25 persen atau sekitar 150 ribu kunjungan wisatawan Hungaria dan Bercelona (Spanyol) ke Bali, khususnya ke wilayah Badung. “Menuju pulau Bali, wisatawan Eropa Tengah cukup dipermudah baik dari sisi aksesibilitas penerbangan, free visa dan perjalanan yang kurang lebih 14 jam. Mereka bisa melalui bandara Qatar dan Singapore sebelum mereka sampai di Bali. Mereka tinggal beli tiket, booking kamar, jadi tidak perlu visa karena bebas visa,” imbuh Rai.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *