Evakuasi Ribuan Wisatawan Lombok ke Padang Bai Berjalan Lancar

0
Evakuasi Ribuan Wisatawan Lombok ke Padang Bay Berjalan Lancar
Foto : Wisatawan berhasil dievakuasi dari Gili Lombok tiba di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem.

Buletin Dewata, Karangasem.

Pasca gempa berkekuatan 7.0 SR pukul 18:46:35 WIB di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan pusat gempa berada di lautan pada kedalaman 10 kilometer, Minggu (5/8) mengakibatkan sejumlah wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di daerah itu mengkhawatirkan keselamatan mereka hingga memilih memperpendek masa liburannya untuk menuju Pulau Bali.

Meskipun getaran gempa itu dirasakan di Bali, namun wisatawan menganggap kondisi di Bali masih aman dari dampak gempa yang hingga menelan korban jiwa di wilayah Lombok. Proses evakuasi wisatawan dari Lombok pun terus berlanjut. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, menerjunkan sebanyak empat kapal fery untuk membantu proses evakuasi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk dibawa Pelabuhan ke Padang Bai, Karangasem, Selasa(7/8).

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Karangasem, I Ketut Gede Sudarma menyampaikan,bahwa proses evakuasi wisatawan di Giliterawangan, Lombok hari ini sudah selesai dilakukan. Poses evakuasi wisatawan yang dilakukan sejak Senin (6/8) telah berhasil membawa keluar para wisatawan yang sebelumnya berada di Giliterawangan.

“Untuk membantu evakusasi wisatawan dari Giliterawangan kita menerjunkan sebanyak empat kapal fery yakni kapal KMP Madani Andika Nusantara, Perdana dan Nusa Penida. Sementara untuk evakuasi kemerin kita melibatkan tiga kapal yaitu satu kapal mengevakuasi wisatawan dari Giliterawangan menuju Padang Bai dan dua kapal mengevakuasi dari Lembar menuju Padang Bai. Wisatawan yang dievakuasi campuran domestik dan mancanegara,”ujarnya.

Sudarma menambahkan, jumlah wisatawan yang dievakuasi Selasa (7/8) jumlahnya sekitar 800 orang. Begitu juga dengan evakuasi pada Senin (6/8) jumlahnya juga sama 800 wisatawan. “Untuk satu kapal yang sekarang ini masing-masing mampu mengangkut sebanyak 200 penumpang. Sedangkan kemarin dari tiga kapal mengangkut 800 wisatawan. Jika memang masih dibutuhkan bantuan untuk mengevakuasi wisatawan kita sudah siap membantu untuk mengevakuasinya,”pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya pun telah memberikan keringanan kepada wisatawan yang terkana bencana dengan tidak menunggut biaya  apapun. “Kita sudah bicarakan dengan otoritas bahwa mengratiskan biaya wisatawan yang terkana bencana,”terangnya.

Menyikapi sejumlah pasien luka-luka di rumah sakit di Bali yang terdampak gempa di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika pun telah menegaskan untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang sedemikian rupa. Dikatakan, jika dampak gempa di dalam Bali ini sudah mampu ditangani, selanjutnya pihaknya akan ke Lombok memberikan bantuan kepada korban gempa. “Kalau pasien/korban gempa masuk ke rumah sakit daerah itu biaya pemerintah,” tegasnya.(bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here