Gaet Wisman Arab, Tim Sales Mission Disparda dan BPPD Badung Gelar Table Top ke Dubai

Buletindewata.com, Badung.

Tim Sales Mission Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) kabupaten Badung untuk yang kedua kalinya, melakukan perjalanan promosi ke Dubai Uni Emirate Arab pada 18-24 April 2018. Tim promosi ini juga mengajak para kalangan industri yang terdiri dari pengusaha atau pimpinan hotel berbintang, travel agent dan airline ikut serta berpromosi.

Dr. Ni Made Eka Mahadewi selaku tim promosi Sales Mission Badung dalam surat keterangan elektroniknya (23/4) kepada wartawan pariwisata menyampaikan bahwa Dubai menjadi lokasi pilihan berpromosi karena Dubai merupakan kota tempat penyelenggaraan Arabian Travel Market (ATM) Dubai tahun 2018. Para seller dari tim promosi pariwisata Badung diharapkan mampu menggaet para pembeli (buyer) sehingga terjadi transaksi penjualan paket wisata Badung dan Bali.

Gaet Wisman Arab, Tim Sales Mission Disparda dan BPPD Badung Gelar Table Top ke Dubai
Diterangkan Eka Mahadewi, Rombongan tim Sales Mission promosi pariwisata Badung ke Dubai pimpinan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra dan Ketua BPPD Badung, IGN Rai Suryawijaya, ini telah melakukan agenda promisi antara lain agenda Table Top, dilanjutkan dengan acara breakfast meeting di Steigenberger Hotel Dubai dan pertemuan dengan wholesaler di event ATM Dubai. Agenda promosi ini turut dihadiri Mr. Fawad Khan, selaku sales Manager dari agen penerbangan Singapore Airline (SQ) di Dubai dan wholesaler penentu kebijakan dalam perusahaan agen penjualan SQ.

Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Made Badra, dalam sambutannya memaparkan bahwa Badung menyiapkan atraksi wisata naik unta dibeberapa pantai di wilayah Badung, begitu pun akan disiapkan tempat wisata kuliner halal khusus bagi wisatawan Arab yang dilengkapi dengan informasi wisata hiburan Jahanam Street tempat favorit wisatawan Arab milenial di jalan Legian Kuta-Bali. Penyampaian Kadispar I Made Badra pun mendapat respon antusias para buyer di Dubai.

Lebih lanjut, I Made Badra menyampaikan kegiatan Table Top ini untuk memberikan informasi terkini tentang Badung dengan harapan para tour operator di Dubai mengirimkan wisatawannya ke Badung-Bali. “Wisatawan Arab adalah wisatawan yang mempunyai karakteristik unik dan perlu diberi perlakukan khusus baik perilaku, sifat, karakteristik, dan demografi wisatawan Arab Timur Tengah. Hal inilah yang membedakannya dengan wisatawan lainnya. Wisatawan Arab umumnya memilih akomodasi yang mewah, barang yang mewah dan bermerk, menyukai wisata kuliner, hiburan termasuk didalamnya spa dan fashion. Terpenting dalam menangani wisatawan Arab adalah kemampuan berbahasa Arab. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi industri pariwisata di Bali umumnya”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Badung, Rai Suryawijaya, menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan kerjasama para wholesaler dan buyer yang hadir, juga para seller yang telah turut menyukseskan acara Badung Table Top di Dubai. “Kedepannya yang kita harapkan adalah para pelaku pariwisata yang menangani pasar Arab dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak ke Badung”, pungkasnya.

Gaet Wisman Arab, Tim Sales Mission Disparda dan BPPD Badung Gelar Table Top ke Dubai
Sebelum dilaksanakannya Table Top dan breakfast meeting, Tim promosi Badung adalah menghadiri undangan Indonesia Night Galadinner yang digelar Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Kedutaan Besar RI di Abudabhi, di Jumeirah Emiratees Hotel.

Kegiatan promosi wisata Arabian Travel Market (ATM) di World Trade Centre Dubai, didominasi keikutsertaan peserta seller dari kabupaten Badung-Bali. Dari sebanyak 80 seller dengan booth yang telah disediakan, sebanyak 60% pesertanya dari Badung-Bali. Setelah keikutsertaan dalam event ATM ini, para seller juga melakukan roadshow sales ke para buyer yang berada di Oman, dengan dikoordinir oleh Kementerian Pariwisata RI.

Lebih jauh dalam press releasenya, Eka Mahadewi menjelaskan bahwa jumlah kunjungan wisatawan Uni Emirate Arab (UEA) tahun 2017 adalah sebesar 1.803 wisatawan. Tahun 2018 ini kunjungan wisman UEA diharapkan mencapai sejumlah 2.810 atau dengan kenaikan 64,16% dari tahun sebelumnya. Secara keseluruhan jumlah kunjungan wisatawan Timur Tengah adalah sebesar 61.113 wisatawan. Jumlah pengeluaran wisatawan Timur Tengah, dapat dikatakan lebih tinggi dari pengeluaran wisatawan lainnya, yakni sebesar USD 1.750 per hari dengan lama tinggal 7 hari. (Eka Mahadewi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here