ITDC TINGKATKAN MOTIVASI DAN KAPASITAS SDM PARIWISATA DI KAWASAN THE NUSA DUA

ITDC TINGKATKAN MOTIVASI DAN KAPASITAS SDM PARIWISATA DI KAWASAN THE NUSA DUA

Buletindewata.com, Badung.

PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua bekerjasama dengan ICA (Indonesia Chef Association), dan BPD Bali menyelenggarakan pelatihan memasak (cooking class) bagi Paguyuban pedagang pantai Nusa Dua yaitu paguyuban Peninsula dan paguyuban Sekar Sari. Pelatihan yang menyasar warga desa penyangga yang beraktifitas di kawasan The Nusa Dua ini merupakan wujud kepedulian bagi warga sekitar khususnya yang beraktifitas didalam kawasan The Nusa Dua, Bali.

Kegiatan cooking class ini akan terbagi menjadi beberapa kelompok dan kelas dengan tangal pelatihan yang dimulai  pada 18, 25 Februari 2018, dan 4, 11, 23 Maret 2018. Dalam pelatihan memasak yang akan digelar di area pantai The Nusa Dua ini, para peserta akan diajarkan membuat signature dish atau masakan khas yang akan dijual di masing-masing warung. Untuk menambah semarak dan memberikan semangat kepada para paguyuban pedagang pantai, pihak ITDC juga akan menyelenggarakan kompetisi memasak antar paguyuban yang merupakan bagian dari acara Bali Heritage Food Festival, pada 30 – 31 Maret 2018.

“ITDC berkomitmen terus mengembangkan kawasan The Nusa Dua dengan terus mendorong peningkatan dalam hal fasilitas maupun kualitas pelayanan SDM. Melalui pelatihan memasak ini, kami berupaya meningkatkan standard hospitality para pedagang pantai sehingga mereka mampu memberikan layanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Nusa Dua dengan kualitas mutu berstandar internasional”, ujar I Wayan Karioka selaku Managing Director  ITDC Nusa Dua.

Selain pelatihan memasak, Karioka menambahkan, pihaknya akan mengandeng perusahaan TUV Rheinland asal Jerman guna memberikan pelatihan dan sertifikasi Hygine Sanitasi Personal Certification atau HAACP ( Hazard Analysis Critical Control Point) bagi peserta pelatihan.

“Program Pelatihan yang kami selenggarakan merupakan upaya peningkatan motivasi dan kapasitas para pelaku pariwisata yang berada di kawasan The Nusa Dua. ITDC memandang penting kerjasama dengan paguyuban pedagang pantai, karena mereka merupakan tombak pelayanan pariwisata dan garda terdepan dalam mempromosikan kawasan pariwisata The Nusa Dua. Seusai pelatihan ini kami harapkan para pedagang mampu meningkatkan kualitas pelayanan mareka, sehingga berdampak positif pada kepuasan dan nilai jual kawasan di mata wisatawan dan pada akhirnya akan turut meningkatkan kunjungan wisatawan The Nusa Dua,” tutup Karioka.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *