CITRA PARIWISATA BALI MEMIKAT TOKOH DAN PEMIMPIN DUNIA

 

Buletindewata.com, Badung.

Kunjungan Barack Obama dan PM. Malaysia Najib Razak ke Bali, seusai kunjungan Raja Salman akan semakin menguatkan promosi dan citra Bali sebagai destinasi unggulan yang layak dikunjungi para wisman terkemuka dunia atau Bali menuju Dignitary Destination, ujar pengamat ekonomi dan pariwisata I Wayan Puspa Negara, Kamis (29 Juni 2017) di Badung.

Menurut Puspa Negara, menyikapi serangkaian kunjungan pemimpin dunia ini telah memberikan dampak positif yang kuat bagi Bali sebagai destinasi internasional yang harus terus tumbuh dan sanggup bersaing dengan destinasi lainnya di dunia. Terlebih bulan Maret lalu Bali juga dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2017

“Hal ini memberi dampak positif yg kuat bagi Bali sebagai destinasi internasional yang harus terus tumbuh dan sanggup bersaing dengan destinasi lainnya di dunia, terlebih pada Maret lalu Bali juga di nobatkan sebagai World’s Best Destination 2017 versi Tripadvisor, serta di tahun 2018 mendatang Bali didaulat menjadi tuan rumah Annual Meeting IMF – World Bank. Dengan demikian Branding Bali semakin bergelora dan mengguncang dunia”, ucap Puspa.

Lebih lanjut Puspa Negara yang mantan anggota DPRD Badung ini menyampaikan, semua momentum ini akan menempatkan Bali sebagai Top destination dan menjadi tantangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mampu menjaga, mempertahankan dan melestarikan kondisi fisik maupun nonfisik Bali, baik menyangkut perkuatan dan perbaikan infrastrukstur, keamanan dan pelayanan hingga prilaku masyarakat sebagai subyek dan obyek pembangunan pariwisata.

“Bali harus terus aman dan faktor keamanan mutlak menjadi tantangan besar bagi Bali. Tidak boleh lengah, semua pihak harus mempu menjaga keamanan Bali secara stabil dan berkelanjutan. Peningkatan Citra ini harus diikuti dengan perbaikan semua sektor secara menyeluruh”, imbuh Puspa.

Selain hal di atas yang perlu di perbaiki segera di Bali adalah masalah sampah, lingkungan, hingga penyakit, baik yang bersumber dari binatang, musiman maupun karena sanitasi yg buruk. Bali harus dipersiapkan tumbuh kuat di sektor budaya, tumbuh sehat di sektor kebersihan, tumbuh serasi disektor lingkungan, tumbuh maju disektor ekonomi dan Stabil disektor keamanan. Destinasi pesaing Bali pun tentu mulai mengambil langkah untuk menyaingi kondisi ini dan perlu diwaspadai. (buleta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *