DOMINASI TIONGKOK KE BALI

turis-china

Buletindewata.com, Denpasar. 

– Tidak dipungkiri akhir-akhir ini kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ke Pulau Bali semakin meningkat. Hal itu tercermin dari banyaknya permintaan fasilitas penerbangan carter dari beberapa kota di Negeri Tirai Bambu ke Denpasar. Demikian diungkapkan District Sales Manager Citilink Bali, Jerrymias ketika ditemui di Badung beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, sejak tahun 2014 maskapai peranakan Garuda Indonesia itu menerima permintaan penerbangan carter hanya dari satu kota di Tiongkok. Permintaan tersebut kata dia datangnya dari salah satu agent di Tiongkok untuk mengangkut warga negaranya ke Denpasar dengan penerbangan langsung (direct).

Selanjutnya dikatakan Jerrymias, permintaan carter pun makin bertambah dari 2 kota di Tiongkok yaitu Nanjing dan Wuhan. “Kita menerima fully charter berdasarkan permintaan agent di Tiongkok. Carter sesuai permintaan awalnya terbang dari 1 kota berkembang 2 kota di China (Tiongkok) ke Denpasar. Penerbangan carter ini biasanya berjalan 3 bulan sekali atau dalam 1 musim,” ungkapnya.

Menurut dia, potensi kedatangan turis Tiongkok ke Bali sangat tinggi. Mengingat permintaan carter dari sejumlah kota di Tiongkok bertambah terus. Pesawat carter yang digunakan dikatakannya Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang.

“Sekarang saja kita terbang ada 4 kota. Kalau lagi musim-musim Tahun Baru China itu ada 5 sampai 7 kota kita terbangin untuk permintaan carter. Jadi permintaan carter pasti nambah terus dan wisatawan China pun semakin banyak ke Bali,” sebut Jerrymias.

Kedepan pihaknya memperkirakan akan selalu ada penambahan permintaan carter dari beberapa kota di Tiongkok. “Pasti ada terus penambahan. Sekarang sudah berkembang semakin banyak. Ada 15 kota lebih sekarang sudah kita terbangin,” bebernya.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Pariwisata Daerah Bali tahun ini kedatangan turis Tiongkok ke Bali mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana, tahun ini periode Januari-Agustus 2016 kunjungan warga Tiongkok ke Pulau Dewata sebanyak 661.462 orang sedangkan pada periode yang sama tahun 2015 hanya 489.762 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *