Badung Raih Rekor MURI Senam Yoga Tertawa Peserta Terbanyak

Badung Raih Rekor MURI Senam Yoga Tertawa Peserta Terbanyak
Foto : Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menerima Rekor Muri peserta Terbanyak Senam yoga tertawa di lapangan Puspem Badung, Sabtu (13/7).

Buletin Dewata, Badung.

Pemerintah Kabupaten Badung bersinergi dengan PT Varash Saddan Nusantara menggelar Yoga tertawa di lapangan Puspem Badung, Sabtu (13/7). Diikuti sebanyak 10.000 peserta, kegiatan ini sukses meraih rekor MURI Senam Yoga Tertawa dengan Peserta Terbanyak.

Wakil Direktur MURI, Osmar Semesta Susilo mengatakan pemberian MURI ini juga mempromosikan kesehatan dengan menggunakan hal yang dilakukan setiap hari. “Ini yoga tertawa manfaatnya sangat banyak sehingga kami hari ini (kemarin) mengeluarkan rekor MURI. Ini pun sudah kami lihat dan nilai bersama tim,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, di Indonesia sebelumnya memang belum pernah ada senam yoga tertawa di gunakan dalam ajak pencapaian rekor MURI. “Ini yang pertama kita keluarkan MURI untuk senam yoga tertawa. Jika ada yang ingin memecahkan rekor harus melebihi dari jumlah yang sekarang,” bebernya.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta mengapresiasi pelaksanaan yoga tertawa di wilayah Puspem Badung. Diakui, yoga tertawa tak hanya semacam tertawa, namun juga bagaimana cara mengolah tubuh untuk menghilangkan penyakit. “Untuk menghilangkan segala jenis penyakit kita juga harus rutin melaksanakan yoga tertawa itu. Saya contohnya punya sakit pinggang, rutin yoga dan bisa sembuh. Biasanya kami laksanakan setiap jumat pagi untuk staf,” ungkapnya.

Pendiri yoga tertawa, Kadek Siwa Ambara pun menjelaskan bahwa yoga tertawa sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kata dia yoga itu akan mempercepat proses penyembuhan kususnya penyakit akibat pikiran atau stres. “Penyakit pikiran ini sangat mendominasi masyarakat sekarang, termasuk prasaan yang bersedih akan menumbuhkan emosi negatif, aeperti pikiran stres di tenangkan, sedih di bahagiakan tubuh tegang di redaksikan. Sehingga cara yang mudah untuk melakukan itu adalah tertawa,” pungkasnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *