Kuliner Negeri Ginseng Banyak Penggemarnya di Bali

Kuliner Negeri Ginseng Banyak Penggemarnya di Bali
Foto : Sajian kuliner asal Korea.

Buletin Dewata, Denpasar.

Fasilitas yang ada di Bali cukup memanjakan para wisatawan saat berlibur di Pulau Seribu Pura ini. Keberadaan berbagai menu makanan dari negara-negara lain menambah pilihan wisatawan. Bagi wisatawan yang datang dari Korea dapat dengan mudah menikmati sajian kuliner negara asalnya. Begitupun negara lainnya seperti Jepang, tidak akan kebingungan mencari makanan khas Negeri Matahari Terbit itu.

Makanan-makanan dari berbagai negara yang tersedia di Bali selain berperan meningkatkan kepariwisataan juga memberikan pengalaman baru bagi masyarakat lokal. Pasalnya tidak sedikit warga Bali yang pernah mengunjungi suatu negara akan mencari makanan khas negara tersebut di Bali.

Salah seorang warga Bali penggemar makanan Korea, Komang Jaya mengatakan, kuliner dari Negeri Ginseng tersebut memang membuat kangen. Sebelumnya, dia pernah berkunjung ke Korea Selatan. “Kebetulan makanan khas Korea cocok di lidah saya. Saya suka beberapa menu yang membuat terkenang kembali memori saya saat berada di negara yang terkenal dengan K-Pop,” katanya sembari menikmati makanan Korea yang berada di seputara Kuta, Badung.

Menurut dia ciri khas makanan Korea adalah pedas dan gurih yang membuat cocok di lidah orang Indonesia. “Orang Indonesia termasuk saya suka makanan pedas dan gurih, jadi cita rasa yang demikian membuat ketagihan,” ucap Jaya.

Jika dilihat dari sisi harga, makanan Korea yang ada di Bali jika dikonversi ke Won (mata uang Korea) memang hampir sama. Di negara asalnya harga makanan memang sangat mahal. Untuk satu porsi makanan lengkap dengan nasi, lauk (daging) dan kimchi (asinan sayuran tradisional Korea) termurah sekitar 7000 Won atau Rp 80 ribu.

“Harga di Bali juga hampir sama, makanan Korea cita rasa otentik yang dijual lengkap dengan nasi putih, lauk dan kimchi rata-rata mulai dari Rp 70 ribuan keatas mencapai Rp 80 ribu. Tapi untuk barbeque Korea diatas Rp 100 ribu,” jelasnya.

Dikatakan Jaya, menu makanan dari negara lain ini memang diperlukan oleh wisatawan saat melakukan aktivitas di Bali. “Saya juga begitu. Saat mengunjungi negara lain kadang ingin menikmati makanan Indonesia. Dengan adanya banyak tempat makan dari negara lain di Bali maka menjadi penyenang hati wisatawan” ujarnya.

Penggemar makanan Korea lainnya, Ida Bagus Oka juga menyampaikan hal senada. Meski dia belum sempat mengunjungi Korea, cukup gemar menikmati sajian khas negara semenanjung di Asia Timur tersebut. “Saya cari-cari tempat makan yang menyediakan menu Korea di google. Akhirnya ketemu. Ternyata tidak sedikit ada restoran Korea di Bali. Meskipun harga cukup mahal tapi enak. Saya juga tahunya dari referensi teman-teman,” ungkap penyuka menu barbeque Korea ini.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *