Road Show Bali Blues Festival Hibur Pengunjung Taman Kumbasari Tukad Badung

Road Show Bali Blues Festival Hibur Pengunjung Taman Kumbasari Tukad Badung
Foto : Penampilan salah satu Group Band Blues Walobi saat Road Show Bali Blues Festival di Taman Kumbasari Tukad Badung, Jumat (5/7) petang.

Buletin Dewata, Denpasar.

Gemericik air mancur serta gemerlap cahaya lampu mewarnai kemeriahan suasana Road Show Bali Blues Festival 2019 di Taman Kumbasari Tukad Badung, Jumat (5/7).

Kordinator Kegiatan Road Show Bali Blues Festical 2019, A.A. Bagus Mantra mengatakan kegiatan ini sengaja mengambil lokasi di Kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung. Hal ini lantaran Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus memberikan dukungan terhadap perkembangan berbagai sektor kreatif.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini, menurut Gus Mantra adalah untuk memperkenalkan Bali Blues Fetival Tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Pulau Paninsula pada 13-14 Juli mendatang. Beberapa group band blues turut dilibatkan pada Blues Sore Goes To Bali Blues Festival kali ini, yakni Crazy Horse, Joni Agung, Walabi dan banyak lainya yang datang secara mendadak.

“Memang tidak ada undangan khusus, kita ngejazz dan main dengan membawakan beberapa lagu, saya share di media sosial, dan banyak yang menyatakan ikut, iya ini merupakan trend yang baik bagi perkembangan musik blues dan untuk menjaring talenta muda musik blues kedepanya,” pungkasnya.

Selain itu, Road Show Bali Blues Festival pun diharapkan mampu merangsang perkembangan musik blues di Kota Denpasar sebagai salah satu sektor pendukung tumbuhnya ekonomi kreatif.

“Dari Pemkot Denpasar tentunya kami sangat mengapresiasi serta mendukung pelaksanaan kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendukung Taman Kumbasari Tukad Badung sebagai salah satu pilihat destinasi wisata tengah kota,” ujar Kabid Pengembangan Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana.

Keberadaan Taman Kumbasari Tukad Badung, selain menjadi wadah kreatifitas juga menjadi wahana edukasi bagi masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai. Tentunya dari kegiatan Toad Show Bali Blues diharapkan mampu merangsang perkembangan musik di Kota Denpasar sebagai salah satu sektor pendukung tumbuhnya ekonomi kreatif.(hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *