Pizza Ubi Ungu Ramaikan Pasar Kuliner Pulau Dewata

Pizza Ubi Ungu Ramaikan Pasar Kuliner Pulau Dewata.jpg
Foto : Pizza Ubi Ungu Ramaikan Pasar Kuliner Pulau Dewata.

Buletin Dewata, Denpasar.

Pelaku kuliner semakin berinovasi dalam menyajikan makanan untuk masyarakat lokal Denpasar khususnya dan wisatawan domestik serta mancanegara. Bahan pangan lokal pun bisa diolah menjadi menu ala barat yaitu pizza berbahan ubi ungu. Karena pizza dan pasta saat ini menjadi jenis makanan yang populer di industri kuliner di Bali, mengingat jenis makanan tersebut bisa dibuat dengan mudah dan dapat dinikmati secara bersama-sama.

Sehingga jenis makanan ini sering kali menjadi menu andalan dan tempat nongkrong di Bali. Salah satu warung makan di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar mencoba menghadirkan menu pizza ubi ungu untuk meramaikan pasar kuliner di pulau ini. Owner warung makan pizza ubi ungu, Made Deix Sumitra beberapa waktu lalu mengatakan bahwa menu tersebut menjadi salah satu best seller. “Karena menu ini sangat unik, dibuat dari ubi ungu,” ucapnya.

Penggunaan ubi ungu pada pizza ini karena mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh manusia. Ubi unggu dipilih karena memiliki tekstur yang lembut dan warna yang cantik. Ubi ungu dapat diolah sebagai bahan dasar membuat adonan dasar pizza. “Ubi unggu ini dicampur dengan beberapa jenis tepung bebas gluten dan disajikan dengan beberapa pilihan toping,” kata Sumitra.

Dikatakannya, karena menggunakan campuran tepung, maka pizza ubi ungu ini memiliki tekstur yang renyah dan gurih dengan sensasi rasa manis yang tipis. “Rasa manis tersebut berasal dari ubi ungu yang kami gunakan, karena citarasa dasar dari ubi ungu memang rasanya manis dan lembut,” jelasnya.

Sementara untuk topping yang digunakan ada beberapa jenis dan cukup istimewa. Mulai dari tomat, serta lembutnya potongan daging ayam saus barbeque dan keju mozarella di atasnya.

Selain roti pizza yang spesial, barbeque chicken yang digunakan pun istimewa karena saus dimasak dengan menggunakan bumbu-bumbu khas Indonesia seperti jahe, jinten, ketumbar dalam porsi kecil. Sehingga menghasilkan aroma yang berbeda dan unik.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *