‘Lagsana Tempeh’ Kuliner Olahan Tempe Bergaya Italia Jadi Menu Diet Turis 

Lagsana Tempeh Kuliner Olahan Tempe Bergaya Italia Jadi Menu Diet Turis 
Buletin Dewata, Gianyar.
Tingginya kesadaran masyarakat maupun wisatawan dari negara-negara maju yang berlibur di Bali mengkonsumsi makanan sehat, mendorong pelaku industri kuliner berlomba-lomba menawarkan menu-menu menyehatkan tubuh. Menu makanan sehat dan nikmat yang ditawarkan oleh salah satu restoran di Ubud, Gianyar adalah Lagsana Tempeh.
Makanan ini merupakan salah satu jenis modifikasi menu dari masakan Italia, yakni lagsana. Jika pada resep aslinya, lembaran lagsana dibuat dari adonan tepung, pada Lagsana Tempeh ini, lembaran lagsana diganti dengan lembaran tempe yang dipotong tipis-tipis.
“Karena menggunakan tempe, maka jenis menu ini menjadi lebih sehat, karena Lagsana Tempeh benar-benar disajikan tanpa karbohidrat, sehingga cocok bagi pelanggan yang sedang diet,” kata Partana Chef Menu Lagsana Tempeh.
Lagsana Tempeh Kuliner Olahan Tempe Bergaya Italia Jadi Menu Diet Turis 
Pada penyajiannya, potongan tempe tersebut dipadukan dengan pork belly. Meskipun pork belly ini dikenal sebagai jenis menu dengan kolesterol jahat dan tinggi lemak, namun pihaknya mampu menyajikan menu tersebut tanpa kolesterol tinggi.
Sebab kata dia proses memasak yang baik dan menggunakan beragam rempah-rempah menjadikan menu makanan ini aman disantap oleh pelanggannya tanpa risiko kolesterol tinggi. “Dalam proses memasak daging babi, kami gunakan rempah-rempah yang berfungsi untuk menetralisir kolesterol. Sehingga ketika masakan sudah jadi, menu ini aman disantap siapapun,” papar Partana.
Tidak hanya menu berbahan tempe, makanan lainnya pun masuk dalam deretan menu sehat seperti nasi goreng beras merah yang dimasak dengan bumbu Bali. Menu ini kerap diburu wisatawan yang ingin menurunkan kolesterol. Beras merah menjadi bahan baku olahan masakan di warung hingga restoran di Bali.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *