Cookies Daun Kelor di Tulsi Restaurant Ubud Jadi Camilan Kegemaran Turis

Cookies Daun Kelor di Tulsi Restaurant Ubud Jadi Camilan Kegemaran Turis
Foto : Cookies dari olahan daun Kelor di Tulsi Restaurant Ubud jadi camilan kegemaran turis asing.

Buletin Dewata, Gianyar.

Sayuran yang memiliki nama latin Moringa Oleifera atau kelor menjadi salah satu jenis bahan makanan yang diyakini mengandung gizi yang tinggi. Di Tulsi Restaurant Ubud, Gianyar, daun kelor tidak hanya disajikan dalam bentuk sayuran juga diolah menjadi camilan.

Staff restoran yang menyajikan olahan daun kelor, Devi mengungkapkan bahwa daun kelor diolah menjadi beberapa jenis menu makanan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa ada rasa pahit. “Diantaranya bisa diolah menjadi cookies, sehingga bisa dinikmati para orang tua dan anak-anak,” cetusnya.

Selain diolah menjadi cookies, kelor juga disajikan dalam bentuk makanan pokok, yakni digunakan untuk campuran nasi, atau dikenal dengan nama nasi kelor. “Untuk membuat nasi kelor, daun kelor dimasukkan ke dalam nasi ketika nasi hampir matang. Sehingga kandungan nutrisi di dalam kelor tidak terbuang selama proses memasak,” jelas Devi.

Selanjutnya pada cookies kelor, daun kelor yang sudah dijadikan serbuk ini dicampur  tepung gandum dengan perbandingan 70% serbuk kelor dan 30% tepung.

Camilan yang biasanya dihidangkan sebagai teman minum teh ini dibuat dengan menggunakan tambahan gula semut dan bubuk kayu manis. Dikatakan Devi, tujuan menjadikan kelor sebagai bahan baku utama beberapa jenis menu makanan yang disajikan ini selain karena bermanfaat untuk kesehatan, kelor merupakan salah satu jenis bahan pangan yang digemari wisatawan asing.

“Karena dibeberapa negara-negara maju seperti di Eropa dan Amerika, kelor sudah menjadi salah satu super food. Sehingga menjadi salah satu bagian dari gaya hidup wisatawan asing ini,” imbuhnya.

Selain menyediakan olahan kelor, Tulsi Restaurant juga menyediakan beragam jenis menu makanan sehat lainnya. Beragam jenis menu makanan sehat ala Tulsi ini disajikan dan dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami dan bebas pestisida. Hal ini karena seluruh bahan makanan ditanam di kebun organik milik Tulsi Garden.

Untuk harga makanan yang disajikan di Tulsi dibanderol mulai harga Rp 28 ribu per porsi. Selain ala carte, Tulsi Testaurant juga memiliki menu paket yang bisa dipesan pelanggannya. Paket yang disediakan mulai dari paket sarapan, mulai dsri Rp 80 ribu per orang, paket makan malam yang dibanderol mulai dari Rp 250 ribu per set menu.

Selain itu ada paket lain yang bisa dipesan wisatawan, mulai dari paket afternoon tea yang dibaderol mulai harga Rp 150 orang untuk tiga orang. “Afternoon tea ini, pelanggan diberikan beberapa piluhan herbal tea dengan jajan Bali sebagai teman minum teh,” ungkap Devi.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *