Chris Salans Raih Penghargaan Master Chef dari Asosiasi Master Chef Perancis

0

Chris Salans Raih Penghargaan Master Chef dari Asosiasi Master Chef Perancis

Buletin Dewata, Denpasar.

Chef Chris Salans yang merupakan mentor untuk chef muda Indonesia dan juga sebagai culinary ambassador untuk gastronomy Indonesia diseluruh wilayah Asia Tenggara termasuk Australia, berhasil diangkat dan mendapatkan penghargaan dari Association des Maîtres Cuisiniers de France (Asosiasi Master Chef Perancis) dalam acara yang diadakan di Paris pada tanggal 10-12 Maret 2019.

Dengan mengembangkan gaya makanan yang unik dan khas, menggunakan bahan-bahan lokal dari Indonesia dan mampu menggabungkan cita rasa lokal dengan teknik memasak dan presentasi Prancis yang modern, Chef Chris Salans sukses memenangkan penghargaan untuk Mozaic Restaurant Gastronomique –Ubud Bali.

Chef Chris Salans menyampaikan bahwa kebanggaan bisa bergabung dalam Maîtres Cuisiniers de France adalah karena mereka sering dijadikan tolak ukur tertinggi dalam panduan restaurant-restaurant yang sering disebut di dalam majalah makanan serta majalah travelingternama di dunia.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya bisa bergabung dengan Asosiasi Maîtres Cuisiniers de France dan diakui sebagai salah satu koki Prancis terkemuka di dunia. Pengakuan ini akan membawa lebih banyak perhatian ke Bali sebagai tujuan kuliner dunia. Ini adalah langkah maju untuk Bali dan Indonesia” ujarnya saat wawancara di Paris beberapa waktu lalu seperti dilansir dari siaran pers yang diterima di Denpasar, Senin (1/4).

Chris Salans Raih Penghargaan Master Chef dari Asosiasi Master Chef Perancis
Foto : Chris Salans.

Chef Chris Salans merupakan pria kelahiran Amerika Serikat dan besar di Prancis. Ia memulai karirnya di Le Cordon Bleu Paris sebelum mengambil magang di restaurant Michelin Star di Perancis seperti L’Oustau de Baumanière dan Lucas Carton.

Karier dibidang kuliner ini yang membawa Chef Chris Salans ke New York dan bekerja sebagai Sous Chef untuk David Bouley dan kemudian sebagai Chef de Cuisine untuk Thomas Keller di Napa Valley. Pada 1990-an Chef Chris Salans pindah ke Asia untuk menjadi Executive Chef di The Legian, Bali dan mendirikan Mozaic Group pada 2001.

Pada tahun 2004, Mozaic Restaurant Gastronomique diundang untuk menjadi anggota Les Grandes Tables du Monde (The Grand Tables of the World).Mozaic satu-satunya restoran Indonesia yang terpilih sebagai salah satu dari 100 restaurant terbaik di dunia dalam Panduan San Pellegrino. Mozaic juga tempat sekolah memasak kelas dunia, di mana kelas akan diajarkan oleh Chef Salans atau salah satu Co-Chef di dapur tercanggih yang dibangun dalam kemitraan dengan Miele.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here