Drum Jigu Tandai Pembukaan Denfest 2019 Bertema Jentera Kebahagiaan

Drum Jigu Tandai Pembukaan Denfest 2019 Bertema Jentera Kebahagiaan

Buletin Dewata, Denpasar.

Dentuman Drum Jigu menandai pembukaan festival akhir tahun bertajuk Denpasar Festival (Denfest) ke-12 tahun 2019 di Kawasan Catur Muka Denpasar, Sabtu (28/12). Penampilan seni dari kolaborasi Sanggar Jigu dan Yuganadha, Sanggar Bramara Gita, dan Pragina ITB Stikom Bali mengisi inagurasi pembukaan dengan sangat apik. Dikemas dalam tema besar “Jentera Kebahagiaan”, festival menitik beratkan pada komitmen Pemkot Denpasar dalam meningkatkan kebahagiaan masyarakatnya.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan menyampaikan sedikitnya 3.000 orang seniman di Kota Denpasar terlibat untuk mensukseskan Denfest kali ini. Selain sebagai wahana kreatifitas, hiburan dan rekreasi bagi masyarakat kota, ajang festival ini diharapkan juga manjadi wahana dalam mendukung keberlanjutan orange ekonomi dan ekonomi kreatif masyarakat serta terciptanya destinasi wisata baru yang bermuara pada kunjungan wisatawan dan peningkatan PAD Kota Denpasar.

“Tentunya kami berharap dapat memberikan dukungan penguatan seni, budaya dan kearifan lokal masyarakat yang salah satunya adalah kuliner, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat yang bergerak dalam bingkai orange ekonomi,” ujarnya

Denfest Tahun 2019 ini menghadirkan 100 stand kuliner, stand partisipasi Bank Indonesia sebanyak 6 stand, Wirausaha Muda Denpasar sebanyak 23 stand dan Flora sebanyak 20 stand. Selain itu, terdapat beragam penampilan kesenian mulai dari seni musik diantaranya Joni Agung, Lolot Band, Widi Widana, dan musisi lainya. Terdapat pula penampilan kesenian tradisional yakni Gong Kebyar, Kesenian Klasik dan Pragmentari. Dan yang paling fenomenal adalah gelaran Denfest color Run 5 K yang diikuti oleh ribuan pelari nasional dan mancanegara.

Kegiatan tahunan ini dibuka secara resmi Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara. Walikota Denpasar mengatakan selain untuk mendukung penguatan ekonomi orange, gelaran Denfest diharapkan mampu menjadi wahana penguatan Sister City. Hal ini terlihat dengan ikutnya delegasi negara sahabat seperti halnya Jepang, Malaysia, dan Vietnam.

Serangkaian pembukaan festival turut dilaunching Layanan QRIS BPD Bali untuk mendukung penerapan transaksi non tunai dalam kegiatan Denfest. Pada kesempatan tersebut Rai Mantra menekankan pada upaya peningkatan transaksi dari pelaksanaan Denfes sebelumnya. “Dengan adanya kemudahan bertransaksi melalui QRIS BPD Bali dengan menggunakan beragam rekening bank dan aplikasi transaksi elektronik diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap peningkatan transaksi dan mendukung penguatan ekonomi orange,” pungkasnya.

Beberapa program unggulan yang ditampilkan di Denfest 2019 meliputi Workshop pembuatan sedotan dan tote bag non plastik, upcycle T-Shirt, composting sampah rumah tangga, how to be happy Relaksasi dan gaya hidup sehat urban, branding dan packaging yang dilaksanakan Bekraf Denpasar. Selain itu juga ada Talkshow Nasional Refleksi 12 tahun Denpasar Festival.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *