Soundrenaline 2019 “The Spirit Of All Time” Bersama Musisi & Seniman Bali

Soundrenaline 2019 "The Spirit Of All Time" Bersama Musisi & Seniman Bali
Foto : Press conference Soundrenaline 2019 digelar di Two Fat Monks Restoran di Renon, Denpasar, Kamis (5/9).

Buletin Dewata, Denpasar.

Festival musik tahunan, Soundrenaline ke-17 dipastikan siap digelar pada tanggal 7-8 September 2019 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Unggasan – Bali. Mengusung ‘The Spirit of All Time’ Festival musik terbesar di Asia Tenggara akan menghadirkan Puluhan Musisi serta Seniman asal Bali.

Andhika Adiputra, perwakilan dari Level 7 selaku penyelenggara Soundrenaline 2019 memastikan bahwa pada gelaran ke-17, Soundrenaline akan memberikan lebih banyak kejutan dengan berbagai program kreatif tidak hanya panggung musik.

“Penyelenggaraan Soundrenaline kali ini bisa dibilang merupakan sebuah perayaan akan konsistensi dalam memberikan ruang bagi musisi maupun kreator dari berbagai bidang untuk bebas berekspresi dan terus menginspirasi,” ujarnya saat ditemui pada press conference Soundrenaline di Two Fat Monks Restoran, Denpasar, Kamis (5/9).

Mendukung pelaksanaan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pihak panitia juga menghibau para tenant dan pengunjung untuk mengurangi penggunaan plastik.

“Kita juga aware mengenai apa yang digaungkan di Bali, salah satunya peraturan sampah dan meminta semua tenant untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seperti sedotan dan sejenisnya,” imbuh pria yang akrab disapa Choky.

Soundrenaline edisi ke-17 ini akan membawa 60 musisi progresif dari berbagai genre dan generasi serta 17 kolaborator dari berbagai bidang untuk memberikan penampilan musik berbalut seni demi sebuah timeless festival experience. Kolaborasi tidak hanya dihadirkan oleh sesama kreator/musisi, namun antara kreator/musisi dan pengunjung.

Salah satu cerita menarik lainnya setiap kali Soundrenaline dilaksanakan adalah keterlibatan seniman serta musisi Bali, seperti Navicula, The Hydrant, Parau, The Dissland, dan Bali Project yang dipastikan akan menghentak panggung-panggung yang ada. Sementara seniman Bali yang tampil yaitu I Made Aswino Aji, Agus Mediana, I Putu Edi Kharisma, serta Silakarang Art Crew.

Putu Hendra Brawijaya Putra atau Saylow yang menggawangi Bali Project mengatakan sejalan dengan tema Soundrenaline yaitu The Spirit of All Time, pihaknya akan mengangkat tajuk Kalatattwa yang akan ditampilkan melalui kolaborasi lintas komunitas yaitu Bali Extreme Drummer, Kelompok Balaganjur Adi Merdangga, Barungan Igel, Dalang, dan Insan Visual Art & Motion.

“Kami akan kembali membawa kesenian khas Bali yang memiliki sebuah cerita unik. Kali ini tema penampilan kami adalah Kalatattwa atau Sang Waktu yang mengekspresikan sebuah kekuatan yang bertumbuh dan bertahan melawan usia,” jelasnya.

Pada Soundrenaline kali ini akan ada empat panggung yaitu A Stage, Celebration Stage, Creators Stage, dan All Time Stage yang telah dirancang dengan megah dan artistik.

Berbagai program mulai dari workshop, marketplace, live cooking demo dari musisi, hingga rap battle, diharapkan dapat memberikan pengalaman festival musik yang berkesan dan tak terlupakan bagi setiap pengunjung Soundrenaline 2019.

Dalam menikmati timeless festival experience para tenant yang hanya ada di gelaran Soundrenaline, para pengunjung dapat pula membawa pengalaman yang didapat dengan merchandise favorit kolaborasi special Soundrenaline.

Beberapa produk unik seperti tote bag, t-shirt, dan topi, yang dijadikan official merchandise Soundrenaline tersebut bisa didapatkan langsung pada tanggal 7-8 September 2019. Untuk tiket Soundrenaline bisa didapatkan dengan harga Rp 375.000,- . Informasi lebih lengkap bisa dilihat di www.soundrenaline.id.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *