Kolaborasi Indra Lesmana dan I Nyoman Windha Sajikan Orkestra Jegog di SVF 2019

Kolaborasi Indra Lesmana dan I Nyoman Windha Sajikan Orkestra Jegog di SVF 2019

Buletin Dewata, Denpasar.

Penampilan musisi jazz Indra Lesmana dan seniman Bali I Nyoman Windha menyita perhatian ribuan penonton saat malam pembukaan Sanur Village Festival (SVF) ke-14 tahun 2019, Rabu (21/8) malam.

Kolaborasi Indra dan Windha di Sanur Village Festival ini untuk merespons tema Dharmaning Gesing atau memuliakan keberadaan bambu, yang juga digunakan sebagai instrumen dari peranti musik tradisional jegog asal Jembrana yang sudah terkenal.

Dikatakan Indra, kolaborasi ini merupakan reuni bersama maestro musik Nyoman Windha di acara Megalitikum Kuantum pada 2005 lalu di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran. “Saya bersyukur bisa kembali dipertemukan dalam kolaborasi bersama Profesor Windha,” ucapnya.

Sementara, Windha yang alumnus Universitas Mills College, Oackland, California (ACC) Amerika Serikat itu mengatakan telah mendirikan grup, setahun setelah berkolaborasi dengan Indra.

Kolaborasi Indra Lesmana dan I Nyoman Windha Sajikan Orkestra Jegog di SVF 2019

Bersama grupnya, Windha mengembangkan jegog berlaras 7 nada dengan instrumen semara pegulingan yang disebutnya Jes Gamelan Fusion. Ia berupaya mendekatkan nada pentatonis dari instrumen tradisional tersebut mendekati nada diatonis untuk berkolaborasi dengan musik modern seperti drum, bas, piano dan sebagainya.

“Sungguh luar biasa malam ini, saya dipertemukan kembali dengan Mas Indra dan bisa tampil di panggung Sanur Festival yang megah ini,” katanya.

Dengan komposisi “Rumpun Bambu” dan tata lampu yang cukup bagus, Indra Lesmana feat Jegog Orchestra menyajikan ramuan musik jazz dan alunan gamelan semara pegulingan.

Komposisi “Makepung” pun menutup penampilan kolaborasi yang menyiratkan musik progresif, dengan bahasa universal dalam menyatukan harmoni alat musik tradisi dan modern.(wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *