Lampion Nusa Dua Light Festival 2019 Bertema Mountain View Curi Perhatian Wisatawan
Foto : Nusa Dua Light Festival (NDFL) ke-4 tahun 2019, bertema mountain view Gunung Fuji di Jepang.

Buletin Dewata, Badung.

Pengelola kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tahun ini menghadirkan Nusa Dua Light Festival (NDLF) ke-4 bertema pemandangan pegunungan atau mountain view. NDLF berlangsung selama 46 hari mulai 30 Mei-14 Juli 2019 dibuka secara resmi Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa bersama stakeholder pariwisata di Peninsula Island, The Nusa Dua.

Wakil Bupati, I Ketut Suiasa mengingatkan, sinergitas dalam mewujudkan event-event pariwisata ke depannya bisa dilaksanakan tidak hanya dari sisi kuantitas, namun juga yang terpenting adalah dari sisi kualitas kegiatan yang diselenggarakan.

“Terpenting yang harus disadari, dalam membangun sektor pariwisata mesti bersama-sama menjalankan prinsip gotong royong, tidak bisa dilaksanakan hanya mengandalkan sebelah pihak, tidak sebatas antara pemerintah dan pengusaha. Semua elemen dan stakeholders pariwisata harus membangun prinsip kesemestaan dan harus bergerak bersama-sama dengan visi misi yang sama dan jelas,” ucapnya.

Suiasa menilai, promosi pariwisata dengan menghadirkan sejumlah kegiatan yang menarik kunjungan wisatawan akan mampu memberikan kontribusi terhadap pengemasan pariwisata secara nasional. “Kegiatan ini sudah memberikan nuansa yang luar biasa dalam dunia pariwisata. Ini event yang memiliki suatu gema stragetis buat pencitraan pariwisata kita,” ujarnya.

Lampion Nusa Dua Light Festival 2019 Bertema Mountain View Curi Perhatian Wisatawan
Foto : Pembukaan Nusa Dua Light Festival 2019 ditandai pemukulan alat musik perkusi.

Sementara itu Managing Director Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita berharap penyelenggaraan NDLF yang bertepatan liburan sekolah dan libur Lebaran ini mampu menarik kedatangan wisatawan ke Nusa Dua. Ditargetkan dalam sehari sekitar 3 ribu pengunjung yang datang ke festival tersebut. “Kami berharap event NDLF yang dikolaborasikan dengan Bali Blues Festival 2019 sebagai objek tambahan yang bisa dikunjungi wisatawan,” tandasnya.

Dikatakan, NDLF merupakan salah satu atraksi tahunan yang diselenggarakan untuk menghibur masyarakat Bali maupun wisatawan lokal dan mancanegarayang sedang berlibur ke Bali.

“Tahun ini kami selenggarakan untuk keempat kalinya, dan setiap tahunnya NDLF dikunjungi sekitar 3 ribu sampai 5 ribu orang per harinya. Dengan tema The Mountain View, memberi kesan unik dan berbeda dari festival sejenis lainnya, maupun penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,” imbuh Ngurah Ardita

Selain itu, Peninsula Island yang selama ini menjadi tempat penyelenggaraan (venue) kegiatan pariwisata merupakan salah satu dari dua pulau yang ada di kawasan Nusa Dua. Pulau lainnya adalah Nusa Dharma yang nantinya juga akan disiapkan sebagai venue untuk event-event promosi pariwisata. “Memang setiap penyelenggaraan festival lampion dihadirkan sesuatu yang berbeda dari konsep-konsep sebelumnya,” terang mantan General Manager Bandara Internasional Lombok Praya ini.

Tak hanya menampilkan cahaya berbentuk gunung Fuji di Jepang, ribuan cahaya lampu dikemas dengan nuansa pegunungan seperti perkebunan apel, jeruk, bunga sakura dan lainnya. Terdapat juga terowongan lampu berhiaskan flora dan fauna, yang dapat menjadi spot foto selfie bagi pengunjung.(rls)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *