ITDC Kolaborasikan Nusa Dua Light Festival (NDLF) 2019 dengan Bali Blues Festival di Pulau Peninsula

Buletin Dewata, Badung.

Festival lampion terbesar di Bali, Nusa Dua Light Festival (NDLF) ke 4 tahun 2019 kembali digelar Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan tema The Mountain View. Pesta lampion bernuansa pegunungan yang berlangsung pada 30 Mei – 14 Juli 2019, akan dikolaborasikan dengan Bali Blues Festival (BBF) pada 13 -14 Juli 2019, yang sekaligus menjadi event penutupan festival di Pulau Peninsula, Nusa Dua.

Ribuan lampion tampil dalam berbagai bentuk yang menarik ditambah dengan berbagai atraksi tambahan seperti Kids Playground yang dilengkapi dengan permainan Helikopter Mini, Euro Bungee, Kereta Mini, Trampolin, Rumah Balon & Rumah Kelinci yang tidak ada pada penyelenggaraan NDLF sebelumnya. Sedangkan Bali Blues Festival 2019 akan menghadirkan artis-artis nasional seperti Gugun Blues Shelter ft Emmy Tobing, Endah n Rhesa, Balawan, Gus Teja dan artis –artis pendukung lainnya.

Managing Director Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, kegiatan annual event NDLF dan BBF 2019 didukung oleh Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, untuk mempromosikan Bali, pada umumnya, dan The Nusa Dua, pada khususnya. Tahun sebelumnya, NDLF meraup rata-rata 3.300 pengunjung/hari atau total 130 ribu pengunjung dalam satu kali penyelenggaraan.

“Nusa Dua Light Festival yang tahun ini kami kolaborasikan dengan Bali Blues Festival, kami selenggarakan untuk menambah pilihan hiburan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Bali pada masa liburan pertengahan tahun, yang tahun ini bertepatan dengan libur dalam rangka Hari Raya Idul Fitri dan libur sekolah,” ujarnya saat press conference di Nusa Dua, Jumat (24/5).

ITDC Kolaborasikan Nusa Dua Light Festival (NDLF) 2019 dengan Bali Blues Festival di Pulau Peninsula
Foto : Managing Director Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita (kemeja gelap) saat pres conference NDLF 2019.

Tahun ini tiket NDLF tersedia secara online melalui Traveloka, Gojek, Loket, dan Tokopedia. Sementara pembelian tiket offline dapat dilakukan langsung di tempat. Khusus pada hari pembukaan NDLF pada 30 Mei 2019 tersedia promo bayar tiket masuk “sesukanya” dari pukul. 18.00 – 19.00 WITA, dimana pengunjung dapat membayar tiket masuk di lokasi mulai dari harga pecahan uang rupiah Rp. 100,-.

Di dalam area NDLF sendiri akan dikenakan tiket permainan berkisar antara Rp. 10.000,-s/d Rp. 25.000,- sesuai jenis permainan. Permainan Helikopter Mini, Kereta Mini, Rumah Balon & Rumah Kelinci aman untuk anak-anak seusia tiga tahun ke atas, sedangkan permainan Euro Bungee dan Trampolin hanya boleh dimainkan anak-anak minimal usia enam tahun. Selain tersedia berbagai jenis permainan anak-anak, di NDLF juga tersedia aneka macam stand makanan dan minuman.

Berlangsung selama 46 hari, NDLF 2019 dibuka untuk pengunjung mulai pukul 16.00 – 22.00 WITA, dengan dua jenis harga tiket masuk, yaitu harga tiket masuk untuk wisatawan domestik Rp. 30.000 (hari kerja) dan Rp. 35.000,- (Sabtu – Minggu dan libur nasional). Sedangkan, untuk wisatawan asing harga tiket masuk Rp. 75.000,- (hari kerja) dan Rp.100.000,- (Sabtu – Minggu serta libur nasional).

ITDC Kolaborasikan Nusa Dua Light Festival (NDLF) 2019 dengan Bali Blues Festival di Pulau Peninsula
Foto : Press Conference Nusa Dua Light Festival (NDFL) ke 4 dan Bali Blues Festival (BBF) 2019 di gedung Command Center The Nusa Dua, ITDC, Jumat (24/5).

Sementara untuk Bali Blues Festival 2019, mitra penjualan tiket BBF 2019 termasuk Loket.com beserta afiliasinya seperti Gotix, Blibli.com, dan JD.ID, komunitas yang ada di Bali, BBF Goes To School & Campus Voucher Pelajar, dan BEM Universitas dan OSIS di 100 SMA di Bali.

Harga tiket BBF 2019 tersedia dalam berbagai pilihan yaitu, Early bird dibandrol seharga Rp. 75.000,-/hari, tiket komunitas dan pelajar seharga Rp 120.000,-/hari (komunitas) dan Rp. 50.000,-/hari (pelajar), tiket melalui pembelian online seharga Rp. 100.000,-/hari, dan tiket On The Spot seharga Rp. 150.000,-/hari.(wid)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *